Pesepakbola Arema FC Feby Eka Putra (kiri) berebut bola dengan pesepakbola Persib Bandung Supardi (kanan) dalam pertandingan Liga I di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/3/2020). ANTARA FOTO | ARI BOWO SUCIPTO

HARNAS.ID – Arema FC meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepak bola di Indonesia segera merealisasikan subsidi klub sebesar 25 persen dari nilai kontribusi Rp 800 juta per bulan.

“Subsidi 25 persen, agar tetap direalisasikan, sebab praktis klub hampir setahun tanpa pemasukan,” kata Media Officer Arema FC Sudarmaji di Malang, Jawa Timur, Rabu (4/.11/2020).

Seperti dilansir Antara, Sudarmaji menjelaskan, berdasarkan surat PT LIB, subsidi klub untuk periode Oktober 2020 hingga Januari 2021 sebesar 25 persen baru akan dibayarkan pada Februari 2021.

Jika subsidi baru dibayarkan pada Februari 2021, lanjut Sudarmaji, praktis akan memperburuk kondisi klub. Hal ini imbas masing-masing klub rata-rata pada September 2020 telah melakukan perpanjangan kontrak pemain dengan harapan kompetisi digelar pada November.

Namun, kata Sudarmaji mengungkapkan, kelanjutan Liga 1 Indonesia 2020 rencananya akan digelar kembali pada Februari 2021. Dengan kondisi tersebut, ada kekhawatiran muncul sengketa baru dengan para pemain.

“Klub dihadapkan pada situasi sulit, dan khawatir muncul sengketa baru dengan pemain yang akan menjadi rumit dalam upaya menjaga keberlangsungan klub,” kata Sudarmaji.

Sudarmaji menambahkan, pihaknya berharap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia PSSI), bisa segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) baru, terkait relaksasi kewajiban kepada pemain, agar klub terproteksi.


Sudarmaji menjelaskan, Arema FC sangat memahami situasi saat ini yang memang tidak mudah bagi semua pihak untuk menggelar kompetisi Liga Indonesia efek pandemi virus corona baru (COVID-19).

“Namun klub telah membuktikan tetap berkomitmen menjaga keberlangsungan klubnya dengan harapan kompetisi segera digelar,” kata Sudarmaji.

PT LIB telah mengeluarkan surat resmi kepada klub dengan nomor 394/LIB-KOM/XI/2020, tertanggal 2 November 2020. Surat ini berisi tentang kepastian kompetisi akan kembali dilaksanakan pada Februari 2020 bagi klub Liga 1 dan Liga 2.

Selain itu, juga tercantum terkait kontribusi komersial kepada klub pada Oktober 2020 hingga Januari 2021, akan diberikan dengan besaran 25 persen dari nilai kontribusi sebesar Rp800 juta, per bulan, pada saat kompetisi berjalan.

Editor: Aria Triyudha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here