Logo Audi | ANTARA FILES

HARNAS.ID – Produsen mobil premium asal Jerman Audi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan FAW Group milik China, untuk membuat kendaraan listrik premium (EV). Audi memiliki kemitraan panjang dengan FAW, yang berbasis di Kota Changchun di Timur Laut China sebagai pasar mobil terbesar di dunia.

Perusahaan Jerman itu juga berencana membuat kendaraan dengan SAIC Motor, yang berbasis di Shanghai. Dikutip Antara, Rabu (14/10/2020), Audi akan memproduksi model berdasarkan Premium Platform Electric (PPE), basis yang dikembangkan dengan Porsche. Informasinya, akan memproduksi beberapa model di China mulai 2024.

Audi berniat membuat kendaraan listrik dari sepertiga penjualan di China pada 2025. Audi diketahui berhasil menjual sekitar 512.081 kendaraan di China dalam sembilan bulan pertama di 2020 dan sekitar 690 ribu kendaraan pada tahun lalu. Perwakilan Audi dan Porsche di China mengatakan, tidak ada rencana untuk produksi Porsche di usaha baru tersebut.

Pembuat mobil listrik seperti Nio Inc dan Xpeng Inc serta perusahaan asing seperti Tesla Inc TSLA.O sedang memperluas kapasitas produksi mereka di China. Pemerintah setempat berencana mempromosikan kendaraan yang lebih ramah lingkungan untuk mengurangi polusi udara.

Editor: Ridwan Maulana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here