KESRA Gebyar Senam Peringati Hari Osteoroposis Berlangsung Semarak

Gebyar Senam Peringati Hari Osteoroposis Berlangsung Semarak

Gebyar Senam Peringati Hari Osteoporosis yang digelar virtual, Selasa (21/10/2020) | ISTIMEWA

HARNAS.ID – Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama anak usahanya Sentra Peningkatan Performa Olahraga Indonesia (SPPOI)-Eminence mendukung Gebyar Senam Osteoroposis Virtual dan kegiatan lainnya memperingati Hari Osteoroposis Nasional 2020. Acara yang digelar Pengurus Besar Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (PB Perwatusi) dan didukung berbagai instansi pemerintah maupun swasta ini berlangsung semarak dan diikuti para peserta dari berbagai daerah, Selasa (20/10/2020).

Kegiatan digelar untuk menyegarkan ingatan masyarakat di Tanah Air agar mewaspadai osteoporosis atau kondisi kerapuhan tulang sejak dini. Antisipasi sedini mungkin dibutuhkan guna mencegah kerapuhan berujung patah tulang ketika memasuki lanjut usia (lansia).

Osteoroposis dapat terjadi pada 1 dari 3 wanita dan 1 dari 5 pria yang berusia lebih dari 50 tahun. Patah tulang karena osteoporosis dapat memicu disabilitas dan kematian. Pencegahan osteoroposis di Indonesia harus dioptimalkan dengan kolaborasi pemerintah, pihak swasta dan masyarakat luas.

Selain LPDUK dan SPPOI – Emminence, kegiatan PB Perwatusi ini juga didukung antara lain oleh Kemenpora, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta. Selain itu dukungan kalangan swasta seperti Entrasol, Kalcare, Biocalci, Poernomo Yusgiantoro Center, dan lain-lain.

Gebyar Senam dan Diskusi digelar melalui aplikasi Zoom itu diikuti hampir 500 peserta. Kegiatan ini juga livestreaming di kanal YouTube LPDUK TV.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto mengakui, osteoporosis harus diwaspadai oleh usia muda dan lansia. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penderita osteoporosis di dunia mencapai 200 juta orang. Sementara mengacu data Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi), prevalensi kasus osteoporosis pada wanita berusia 50 tahun hingga 70 tahun sebesar 23 persen. Prevalensi pada wanita lebih dari 70 tahun sebesar 53 persen. “Sementara data sistem Rumah Sakit tahun 2010, insiden patah tulang paha atas akibat osteoporosis sekitar 200 diantara 100 ribu kasus wanita dan pria diatas 40 tahun. Kondisi ini perlu ditanganiu serius dan inovasi melibatkan semua pihak.”

Pelindung PB Perwatusi Wury Ma’ruf Amin mengapresiasi masyarakat khususnya anggota Perwatusi dan Perosi yang mendedikasikan waktu, pikiran, dan tenaga untuk mengedukasi masyarakat tentang osteoporosis. Apresiasi, kata istri Wakil Presiden Ma’ruf Amin ini juga ditujukan kepada lansia yang terus bergerak dan meski harus berada di rumah karena pandemi COVID-19.

“Saya ucapkan selamat Hari Osteoroposis Nasional semoga seluruh bangsa Indonesia memiliki tulang sehat yang kuat agar bekontribusi positif untuk agama, bangsa, dan negara. Tulang kuat, tulang sehat, osteroposis no way,” kata dia.

Direktur SPPOI-Eminence dr. Andi Kurniawan, Sp.KO bangga Gebyar Senam dan kegiatan lainnya menyambut Hari Osteoporosis Nasional 2020 disambut antusias lapisan masyarakat berbagai daerah. “Meski virtual, semangat masyarakat sangat besar, di tayangan video semua exercise. Semoga selalu sehat di tengah pandemi saat ini,” ujar dr. Andi.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor karena berkat dukungan mereka kegiatan PB Perwatusi terlaksana dengan semarak. PB Perwatusi bekerjasama dengan SPPOI Eminence, juga rutin menggelar senam osteoporosis secara virtual setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu bagi seluruh masyarakat khususnya lansia.

Editor: Aria Triyudha

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here