Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok Sidik Mulyono | IST

HARNAS.ID – Sebuah alat penggiling kopi yang tak begitu besar, sore itu terlihat di ruangan Sidik Mulyono. Menguak rasa penasaran, pewarta dari HARNAS.ID bergegas untuk mengonfirmasi langsung Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Depok itu.

“Silakan duduk,” tutur Sidik menyambut tamu dengan ramah.

Selepas menunaikan ibadah Shalat Ashar, Sidik Mulyono pun memperkenankan untuk memulai obrolan santai di ruang kerjanya, Rabu (23/12/2020). Bicara tentang kopi, Sidik terlihat langsung sumringah. Usut demi usut, Sidik Mulyono merupakan penggemar kopi murni.

Awal mencicipi kopi, Sidik tak langsung jatuh hati. Sekitar 2012, adik sepupunya yang kebetulan seorang pengusaha kopi di Bandung memberinya sebuah biji kopi murni. Setelah digiling dan diseduh, rasa pahit di lidah Sidik begitu sangat terasa, bahkan sampai ubun-ubun.

Ibarat pepatah “tak kenal maka tak sayang.” Istilah itu menggugah Sidik untuk mencari tahu silsilah kopi, termasuk manfaatnya. Jenis kopi pemberian sang adik itu robusta. Belum habis, Sidik kembali “dicekoki” kopi lain berjenis arabika yang rasanya cenderung asam di lidah.

“Sebetulnya saya tidak suka kopi karena pahit. Tapi sekarang saya suka kopi karena sudah tahu banyak manfaatnya,” ujarnya.

Salah satunya, tutur Sidik, kopi bisa menjadi obat pusing kala kurang tidur atau beristirahat. Kopi yang dimaksudnya itu murni alias hitam dan juga pahit. Bagi Sidik, “Kopi murni yang sesungguhnya itu digiling, bukan digunting. Syarat lainnya, jangan ada gula di antara kita.”

Editor: Ridwan Maulana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here