Ilustrasi jamaah haji Indonesia | KEMENAG.GO.ID

HARNAS.ID – Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan tiga skenario menyangkut pemberangkatan jamaah haji tahun depan.

“Pemberangkatan jamaah haji dengan kuota penuh, kuota terbatas, dan tidak memberangkatkan jamaah haji,” kata Menteri Agama Fachrul Razi dikutip laman Kemenag RI dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (23/11/2020).

Skenario itu menyusul belum adanya penetapan kuota jamaah haji untuk Indonesia dari Pemerintah Arab Saudi. Menurut Fachrul informasi itu diperoleh usai dirinya mengutus Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar dan Plt Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Oman Fathurahman untuk melakukan pengawasan pelaksanaan umrah di masa pandemi pada 9 November 2020.

 “Beberapa hari yang lalu, Pa Nizar  dan Pa Oman menanyakan tentang itu (kuota haji). Jawaban mereka (Pemerintah Arab Saudi) masih terlalu dini untuk membicarakan tentang itu,” ujar Fachrul.

Namun, dia menyatakan, pemerintah sejauh ini tetap bekerja untuk menyiapkan pelaksanaan ibadah haji dengan kuota penuh. Kemenag juga terus terus melakukan komunikasi dan lobi terkait penyelenggaraan ibadah haji 1442H/2021M.

“Kita semua berharap agar wabah ini segera berakhir, sehingga penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442H/2021M dapat berjalan secara normal seperti penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Fachrul menegaskan.

Editor: Aria Triyudha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here