Pekerja memebersihkan kaca pintu masuk ruang wartawan di Gedung KPK Jakarta, beberapa waktu lalu. HARNAS.ID | BARRI FATHAILAH

HARNAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III, Selasa (26/1/2021) akan melelang barang rampasan negara dari perkara korupsi berupa perhiasan dan dua unit mobil.

“Pelaksanaan lelang eksekusi barang rampasan negara tanpa kehadiran peserta itu dengan jenis penawaran melalui internet. Perantaranya KPKNL Jakarta III,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Lelang itu berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor pada PT DKI Jakarta Nomor: 03/PID/TPK/2015/PT.DKI/25 Maret 2015 atas nama terpidana Syahrul Raja Sempurnajaya dan putusan Pengadilan Tipikor pada PN Bandung Nomor: 113/Pid.Sus-TPK/2018/PN.Bdg/8 April 2019 atas nama terpidana Hendry Saputra.

Objek yang dilelang berupa satu gelang emas putih dengan lima mata berlian, satu kalung emas putih dengan lima mata berlian, dua buah anting emas putih dengan mata berlian, dan satu buah cincin emas putih dengan mata berlian. Perhiasan tersebut dijual dalam satu paket.

Harga limit perhiasan itu senilai Rp 240.451.000,00 dan peserta lelang juga diwajibkan memberikan uang jaminan Rp 50 juta. Selanjutnya, satu unit mobil Double Cabin Mitsubishi Triton berwarna hitam tanpa nomor polisi. Dengan harga limit Rp 355.373.000,00 dan uang jaminan Rp 72 juta.

Terakhir, satu unit mobil Chevrolet Spark warna hitam metalik dengan nomor polisi D-1614-AGU. Dengan harga limit Rp 153.191.000,00 dan uang jaminan Rp 31 juta. Batas akhir penawaran pukul 11.00 WIB dengan mengakses https://www.lelang.go.id serta penetapan pemenang lelang setelah batas akhir penawaran.

Syahrul Raja Sempurnajaya adalah mantan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappeti) Kementerian Perdagangan. Dia adalah terpidana perkara korupsi dan pencucian uang. Sementara Hendry Saputra adalan mantan staf di Lapas Kelas I Sukamiskin, terpidana perkara suap terkait pemberian fasilitas, perizinan, ataupun lainnya di lapas tersebut.

Editor: Ridwan Maulana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here