Ilustrasi vaksin COVID-19 | PIXABAY

HARNAS.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, vaksinasi virus corona baru (COVID-19) di Tanah Air kemungkinan akan dimulai pada pekan atau minggu ketiga Desember 2020.

“Kami akan melakukan vaksinasi di minggu ketiga Desember,” kata Luhut dalam paparan pada acara The 7th Singapore Dialogue on Sustainable World Resources (SDSWR) secara virtual, Rabu (4/11/2020).

Luhut menjelaskan, uji klinis fase ketiga vaksin yang dikembangkan Sinovac dan Bio Farma saat ini tengah dilakukan di Bandung, Jawa Barat. Untuk bisa melakukan vaksinasi, Pemerintah Indonesia juga akan menggunakan Emergency Use Authorization atau persetujuan penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Saya rasa (vaksinasi akan dilakukan pada) sekitar 9 juta orang di wilayah spesifik yang kami percaya berkontribusi besar pada tingginya kasus COVID-19. Di Jakarta, misalnya, ada sejumlah area yang kami percaya berkontribusi besar pada kasus COVID-19 dan berikan mereka suntikan,” ujar Luhut dikutip Antara.

Luhut menambahkan, dalam jangka pendek, pemerintah menargetkan bisa membuat wilayah Bali menjadi zona hijau pada awal 2021 mendatang menyusul vaksinasi pada minggu ketiga Desember itu.

“Kami ingin lihat Bali jadi zona hijau, itu target kami, Bali jadi zona hijau harapannya pada awal tahun depan karena kita akan mulai vaksinasi mulai minggu ketiga Desember,” katanya.

Sebelumnya, Luhut mengatakan rencana vaksinasi COVID-19 yang tadinya akan dimulai sekitar minggu kedua November bisa saja molor.

Menurut dia, kemungkinan mundurnya jadwal vaksinasi bukan karena tidak adanya pasokan vaksin. Namun, BPOM membutuhkan waktu untuk bisa mengeluarkan persetujuan penggunaaan darurat.

Editor: Aria Triyudha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here