Menko Perekonomian Targetkan Indonesia Dapat 290 Juta Vaksin

Ilustrasi vaksinasi terhadap manusia | PIXABAY

HARNAS.ID – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan Indonesia mendapat vaksin COVID-19 sebanyak 290 juta pada tahun depan. Sedangkan 30 juta di antaranya ditargetkan di tahun ini.

“Pemerintah sudah memuat beberapa kegiatan untuk memperoleh vaksin. Ini juga hasil diplomasi Menteri Luar Negeri yang sedang menyiapkan Sinovac dengan vaksin tahap awal 30 juta dan tahun depan 290 juta,” kata Menko Airlangga di Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Menurut Menko Airlangga, target tersebut akan dicapai melalui 10 sumber yakni Sinovac, G-42/Wuhan Institute Biological Products/Sinopharm, Astra Zaneca, GAVI/CEPI, dan CanSino Biological Inc/Beijing Institute Technology.

Selain itu dari BioNTech /Fosun Pharma/Pfizer, Modena/NIAID (National Institute of Allergy and Infrctious Diseases, Acturus Therapeutics/Duke-NUS, Genexine Korea, dan Vaksin Merah Putih. “Astra Zeneca fase III di-hold sementara. CanSino melalui Biofarma dan Kalbefarma bersedia 20-30 juta,” ujarnya.

Untuk vaksin COVID-19 dari CanSino hanya membutuhkan satu kali suntik, sementara yang dari lainnya membutuhkan hingga dua kali suntik. Jika dilihat dari perkembangan proses pembuatan vaksin berbagai sumber itu, diperkirakan 30 juta vaksin baru akan didapat paling cepat kuartal I tahun depan.

“Dari berbagai jadwal kelihatan yang paling cepat first quarter 30 juta, baru sisanya masuk di kuartal II dan III,” tuturnya.

Editor: Ridwan Maulana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here