Penerbangan Internasional Langsung ke Beijing Dibuka Lagi Bertahap

Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing | wikimapia

HARNAS.ID – Penerbangan internasional langsung ke Beijing akan dibuka kembali secara bertahap mulai Kamis (3/9/2020), setelah ditutup akibat COVID-19. Sedikitnya, sembilan penerbangan langsung tujuan Beijing dari delapan negara akan beroperasi, yakni Thailand, Kamboja, Pakistan, Yunani, Denmark, Austria, Swedia, dan Kanada.

Maskapai Air China akan menjadi penerbangan internasional pertama dari Phnom Penh, Kamboja, yang mendarat di Beijing, Kamis. Menurut Badan Penerbangan Sipil China (CAAC), sebagaimana dikutip Antara, Rabu (2/9/2020), kebijakan ketat akan diberlakukan untuk mengurangi risiko kasus impor COVID-19 seperti membatasi bagasi penumpang.

Untuk mencegah kasus impor, semua penerbangan internasional akan dialihkan ke beberapa kota lain. Selanjutnya, para penumpang menjalani tes asam nukleat. Jika dinyatakan bebas, diizinkan melanjutkan penerbangan ke Ibu Kota China itu. Menurut CAAC, akan lebih banyak penerbangan langsung yang siap beroperasi kembali sesuai manajemen risiko wabah, permintaan wisatawan, dan faktor lainnya.

Sementara itu, sampai saat ini belum ada informasi mengenai penerbangan langsung dari Indonesia ke Beijing dan beberapa kota lainnya di China. Sedikitnya, satu penerbangan dari Jakarta ke Chengdu, Provinsi Sichuan, yang dilayani pesawat carter milik salah satu maskapai swasta Indonesia.

Sebelum pandemi, Garuda Indonesia melayani penerbangan langsung dari Jakarta dan Denpasar menuju Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Chengdu secara reguler. Begitu pun Lion Air, Sriwijaya Air, Batik Air, dan Citilink, terbang dari berbagai kota di Indonesia ke kota-kota di China sebelum COVID-19.

Editor: Ridwan Maulana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here