Pesepakbola Manchester United Paul Pogba merayakan gol ke gawang Brighton & Hove Albion dalam babak 16 besar Piala Liga Inggris di The American Express Community Stadium, Brighton, Inggris, Rabu (30/9/2020) | ANTARA

HARNAS.ID – Pemain Manchester United (MU) asal Prancis Paul Pogba membantah pemberitaan yang menyatakan dirinya mundur dari Tim Nasional (Timnas) Prancis karena Presiden Prancis Emmanuel Macron mengaitkan Islam dengan terorisme.

“Berita palsu yang tak bisa diterima,” kata Pogba melalui akun Instagram miliknya, Senin (26/10/2020).

Pemain beragama Islam dengan posisi gelandang di MU itu menyertakan foto pemberitaan media asal Inggris The Sun yang menyebutkan dirinya telah berhenti bermain untuk Prancis seiring pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Lebih lanjut, Pogba mengaku terkejut dan marah karena beberapa “media” membawa-bawa dirinya dalam membuat headline palsu terkait  isu sensitif yang tengah mengemuka di Prancis. Terlebih, kata dia melanjutkan, mengaitkan agama Islam yang dipeluknya dan Timnas Prancis.

Pogba menegaskan, ia menolak segala bentuk terror dan kekerasan.  Menurut mantan pemain Juventus ini, agama Islam yang dianutnya merupakan cinta dan kedamaian sehingga harus dihormati.

“Sayangnya, beberapa orang bertindak tidak bertanggung jawab ketika menulis berita, menyalahgunakan kebebasan pers yang mereka miliki. Tidak memverifikasi dahulu apa yang mereka tulis apakah benar dan menciptakan gossip tanpa memperhatikan apakah berdampak bagi saya dan kehidupan saya,” ujar Pogba menyesalkan.

Pogba menyatakan, dirinya akan menempuh jalur hukum kepada pihak-pihak yang menerbitkan dan menyebarkan berita palsu tersebut.

Editor: Aria Triyudha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here