Pengunjuk rasa menghalau aparat kepolisian yang berupaya membubarkan aksi demonstrasi 1812 di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (18/12/2020). Sebagian massa dari Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat menuntut pembebasan Habib Rizieq Shihab dan mendesak pengungkapan insiden penembakan enam Laskar FPI yang tewas tertembak polisi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Senin 7 Desember 2020. HARNAS.ID | BARRI FATHAILAH

HARNAS.ID – Petugas Polda Metro Jaya mengangkut 28 orang pengikut Habib Rizieq Shihab ke Rumah Sakit Wisma Atlet lantaran reaktif berdasarkan hasil tes cepat (rapid test) COVID-19 ketika berunjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat.

“Kami sudah masukkan ke sana,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Sabtu (19/12/2020). Pihak kepolisian sedang menunggu hasil pemeriksaan oleh tim medis di RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Jajaran Polda Metro Jaya membubarkan paksa masa aksi “1812” yang berasal dari beberapa ormas, antara lain Persaudaraan Alumni (PA) 212, FPI dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Polisi telah menegaskan tidak memberi izin kegiatan menyampaikan pendapat di muka umum kepada para simpatisan Rizieq Shihab karena masa pandemi sehingga berpotensi terjadi kerumunan yang menimbulkan klaster COVID-19.

Polda Metro Jaya dibantu TNI dan Pemprov DKI menggelar operasi kemanusiaan guna memutus rantai COVID-19. Aparat Polri dan TNI juga melakukan 3T (testing, tracing dan treatment) di wilayah untuk operasi skala besar dan preventif memutus potensi penularan virus corona baru itu.

Editor: Ridwan Maulana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here