Kolase foto Ricky Yakobi | PSSI.ORG

HARNAS. ID – Indonesia kembali berduka dan harus menyeka air mata ditinggal legenda sepak bola Ricky Yakobi ke peristirahatan terakhir. Dia diduga terkena serangan jantung saat bermain bola di Lapangan ABC Senayan bersama pemain lain asal Medan.

Ia yang kegirangan setelah mencetak gol tiba-tiba ambruk dan membuat seisi lapangan terdiam. Kawan-kawannya mencoba untuk memberikan pertolongan dengan membawa Ricky ke Rumah Sakit Mintoharjo. Akan tetapi, Tuhan nampaknya lebih sayang kepada Ricky dan maestro sepakbola Indonesia itu dinyatakan meninggal dunia.

Seperti dilansir Antara, Nama Ricky Yakobi seolah menjadi cerita pengantar tidur akan kedigdayaan sepakbola Indonesia medio 80-an. Saat itu, timnas Indonesia menjadi pahlawan karena berhasil merebut medali emas SEA Games pertamanya pada 1987.

Bukan masalah medali emas yang selalu diceritakan banyak orangtua, tetapi permainan yang aktraktif sekaligus menghibur yang ditampilkan Ricky Yakobi dan kawan-kawan.

Dari segi kekuatan, timnas Indonesia itu dianggap merata dari lini belakang hingga depan, sebut saja nama Robby Darwis dan Jaya Hartono di lini belakang, Herry Kiswanto sebagai jenderal lapangan tengah, dan Ricky Yakobi serta Ribut Waidi sebagai ujung tombak.

Asian Games 1986

Sebelum membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games 1987, Ricky Yacobi menjadi sorotan ketika mencetak gol fantastis pada Asian Games 1986 di Korea Selatan. Ricky Yacobi kala itu membukukan gol tendangan voli di babak perempat final kontra Uni Emirat Arab, sekaligus melambungkan namanya di persepakbolaan Indonesia.

Pada pesta olahraga antar negara-negara Asia itu, di babak penyisihan Indonesia yang dilatih Bertje Matulapelwa berada satu grup dengan tim-tim yaitu Qatar, Arab Saudi dan Malaysia. Pada laga pertama, Indonesia menahan Qatar dengan skor 1-1. Namun, di laga kedua melawan Arab Saudi, Timnas Indonesia kalah 2-0 dari Arab Saudi.

Ricky Yakobi dkk. maju ke perempat final setelah di laga terakhir menang atas Malaysia 1-0 lewat gol Yonas Sawor pada menit ke 35. Di perempatfinal Timnas Indonesia menghadapi tim kuat lainnya asal Timur tengah, Uni Emirat Arab. Mereka sempat tertinggal dua kali. Namun, Ricky Yacobi tampil gemilang. Saat Indonesia tertinggal 1-0, putra Medan itu mencetak gol indah melalui tendangan tanpa bola menyentuh tanah. Pada menit ke-78, Indonesia kembali tertinggal. Beruntung, Jaya Hartono mencetak gol penyama kedudukan sehingga laga berujung adu penalti. Indonesia menang 4-3 dalam babak ini dan melaju ke semifinal.

Di babak semifinal, Indonesia harus mengakui keunggulan Korea Selatan. dengan skor 4-0. Laman RSSSF merangkum, Ricky Yacobi membela Timnas Indonesia pada periode 1985-1991. Selama enam tahun, ia membukukan 31 penampilan dan mencetak lima gol. Timnas era itu dikenal dengan sebutan The Boys of 1987. Bahkan doa-doa yang terapal di mulut orang tua jika kita bermimpi ingin menjadi pemain sepakbola; semoga bisa seperti Ricky Yakobi atau Robby Darwis.

Editor: Aria Triyudha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here