Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok Sidik Mulyono | IST

HARNAS.ID – Sidik Mulyono tak percaya begitu saja mendengar kebanyakan orang menyebut bahwa minum kopi bisa membahayakan kesehatan, terutama bagi mereka yang mengidap penyakit mag (lambung). Begitu pun sebaliknya, menyeruput kopi tidak disarankan bagi mereka yang punya riwayat penyakit tersebut.

“Menurut saya ini paradigma yang salah. Salahnya di mana? Kopi kerap menjadi kambing hitam,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Depok itu saat berbincang dengan HARNAS.ID, belum lama ini.

Padahal, ujar Sidik melanjutkan, penyebab mag itu bukan karena kopi semata, melainkan memang orang tersebut sudah punya riwayat penyakit. Pada dasarnya, kopi bagi Sidik menyehatkan. Bahkan, pakar kedokteran di Jerman pun menyatakan kopi itu sangat bermanfaat, dengan kapasitas yang cukup.

“Orang yang berpenyakitan, minum apapun tidak diperbolehkan. Jangankan kopi, yang asem juga tidak boleh. Pada prinsipnya kopi itu menyehatkan,” tuturnya.

Awal mencicipi kopi, Sidik mengaku tidak langsung jatuh hati. Sekitar 2012, adik sepupunya yang kebetulan seorang pengusaha kopi di Bandung memberinya sebuah biji kopi murni. Setelah digiling, diseduh, lalu dicicipi, rasa pahit di lidah Sidik begitu sangat terasa, bahkan sampai di ubun-ubun.

Ibarat pepatah “tak kenal maka tak sayang.” Istilah itu menggugah Sidik Mulyono untuk mencari tahu silsilah kopi, termasuk manfaatnya. Jenis kopi pemberian sang adik sepupunya itu robusta. Belum habis diseruput, Sidik kembali “dicekoki” kopi lain berjenis arabika yang rasanya cenderung asam di lidah.

Sebetulnya, Sidik Mulyono tidak suka kopi karena pahit. Namun, kini justru sebaliknya setelah mengetahui segudang manfaat dari mengonsumsi kopi murni (hitam). Selain bisa jadi obat pusing kala kurang tidur atau beristirahat, minum kopi bermanfaat menginduksi ginjal untuk mengeluarkan air kemih.

“Itu sangat bagus untuk melancarkan ginjal,” ujar Sidik.

Editor: Ridwan Maulana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here