Orang-orang turun dari bus di jalan raya Ealing tempat varian virus corona SARS-CoV-2 baru yang berasal dari Afrika Selatan ditemukan, di London Barat, Inggris (2/2/2021) | ANTARA FILES

HARNAS.ID – Uni Eropa (EU) pekan ini akan memulai program baru untuk meneliti mutasi pada virus COVID-19, agar dapat mempersiapkan vaksin generasi berikutnya yang mungkin diperlukan.

“Program yang disebut “inkubator HERA” itu akan mempertemukan kalangan otoritas kesehatan dan laboratorium serta memiliki pendanaan sendiri,” kata Presiden Komisi Eropa Ursula von Der Leyen dikutip Antara, Selasa (16/2/2021).

Program tersebut akan diluncurkan, Rabu (17/2/2021). Sejalan dengan upaya yang dilakukan pada vaksin saat ini, pihaknya harus membantu perusahaan industri mengembangkan kapasitas produksi untuk vaksin generasi kedua.

Von der Leyen pekan lalu mengakui kegagalan EU soal persetujuan dan peluncuran vaksin untuk COVID-19.

Setelah EU dihujani kritik tentang peluncuran vaksin yang lambat, ia mengatakan kelompok negara-negara Eropa tersebut mengambil pelajaran dari proses yang bergulir.

Editor: Ridwan Maulana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here