TN Gunung Gede Pangrango Terapkan Gelang Berchip RFID dan Panic Button demi Keselamatan Pendaki

Pendaki Gunung Gede Kini Wajib Pakai Gelang Berchip, Bisa Kirim SOS Saat Darurat. Foto: unsplah/alvianhasby.
Pendaki Gunung Gede Kini Wajib Pakai Gelang Berchip, Bisa Kirim SOS Saat Darurat. Foto: unsplah/alvianhasby.

Harnas.id, CIANJUR – Upaya peningkatan keselamatan pendaki terus dilakukan di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Terbaru, pengelola taman nasional mulai menerapkan sistem gelang berchip RFID (Radio Frequency Identification) yang dilengkapi dengan panic button (SOS) serta checkpoint di jalur pendakian.

Pada tahap awal, teknologi ini diterapkan di jalur pendakian Gunung Putri dan Cibodas, dengan checkpoint utama di kawasan Surya Kencana. Setiap pendaki yang melakukan pendakian diwajibkan mengenakan gelang RFID yang berfungsi untuk mencatat data keluar-masuk dan memantau pergerakan pendaki secara otomatis.

Melalui sistem tersebut, petugas dapat mengetahui posisi terakhir pendaki apabila terjadi kondisi darurat seperti kecelakaan, tersesat, atau pendaki tidak kembali sesuai jadwal. Data yang terekam di checkpoint mempermudah proses pemantauan dan pengambilan keputusan saat situasi darurat.

Selain gelang berchip, pengelola juga memasang panic button (SOS) di sejumlah titik strategis jalur pendakian. Tombol darurat ini dapat digunakan pendaki untuk mengirimkan sinyal permintaan bantuan ketika menghadapi situasi berbahaya, sehingga respons petugas dan tim SAR dapat dilakukan lebih cepat.

Penerapan sistem RFID, panic button, dan checkpoint ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan, mempercepat penanganan darurat, serta memberikan rasa aman bagi para pendaki yang beraktivitas di kawasan Gunung Gede Pangrango.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pengelola taman nasional dalam memadukan teknologi dan keselamatanguna menciptakan pendakian yang lebih tertib, aman, dan terpantau.

Editor: IJS