Harnas.id, DAVOS – Penampilan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos menarik perhatian publik global. Bukan hanya karena isi pidatonya, tetapi juga kacamata hitam bergaya penerbang yang ia kenakan di dalam ruangan.
Kacamata tersebut berwarna gelap dengan lensa reflektif, menciptakan kontras mencolok dengan suasana formal forum ekonomi dunia. Penampilan ini langsung memicu perbincangan luas di media sosial dan melahirkan beragam meme.
Sejumlah pengguna media sosial menyamakan gaya Macron dengan karakter film aksi, bahkan menjulukinya tampil ala “Top Gun”. Beberapa meme turut mengaitkan penampilannya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menggambarkan keduanya seolah terlibat duel simbolik di Davos.
Kacamata yang dikenakan Macron diketahui merupakan model Pacific S 01 dari merek mewah asal Prancis, Henry Jullien. Produk tersebut dibanderol sekitar 659 euro dan dikenal dengan desain bingkai ramping serta lensa cermin klasik.
Kantor Presiden Prancis kemudian menjelaskan bahwa penggunaan kacamata di dalam ruangan bukan semata soal gaya. Macron disebut sedang melindungi matanya setelah mengalami pecah pembuluh darah, sehingga membutuhkan perlindungan tambahan dari cahaya.
Meski demikian, perhatian publik terhadap kacamata tersebut berdampak langsung pada mereknya. Pencarian daring terkait Henry Jullien dilaporkan meningkat tajam secara global, disertai lonjakan minat pembelian dari berbagai negara.
Perusahaan induk Henry Jullien, iVision Tech asal Italia, juga merasakan efek eksposur tersebut. Saham perusahaan tercatat naik hampir enam persen setelah penampilan Macron menjadi viral.
Di balik hiruk-pikuk dunia maya, Macron tetap menyampaikan pesan politik yang tegas dalam pidatonya. Ia mengkritik rencana tarif dagang Amerika Serikat yang dinilai merugikan Prancis dan negara-negara Eropa lainnya.
Macron menyebut tekanan ekonomi semacam itu sebagai langkah yang tidak dapat diterima, terutama di tengah dinamika hubungan transatlantik dan isu strategis global. Ia menegaskan pentingnya solidaritas Eropa dalam menghadapi tekanan eksternal.
Meski publik ramai membahas soal kacamata, Macron menutup pidatonya dengan penekanan pada diplomasi dan persatuan Eropa. Ia menyatakan bahwa Eropa siap bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang dianggap mengganggu stabilitas dan kerja sama global.
Editor: IJS











