Polri Respons Dukungan Publik Soal Posisi di Bawah Presiden, Janji Perbaiki Layanan

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho menyampaikan keterangan pers di Jakarta. Foto: Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho menyampaikan keterangan pers di Jakarta. Foto: Polri.

Harnas.id, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merespons kuatnya dukungan publik terhadap keberadaan institusi kepolisian yang tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia. Dukungan tersebut dipandang sebagai bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar bagi Korps Bhayangkara.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho mengatakan, respons positif dari berbagai elemen masyarakat menjadi dorongan moral bagi Polri untuk terus menjalankan mandat konstitusi. Fokus utamanya adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara profesional dan berkelanjutan.

“Polri menyampaikan ungkapan rasa terima kasih yang sangat mendalam dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat. Dukungan ini akan kami jadikan dasar untuk terus berkomitmen melakukan perbaikan, meningkatkan layanan, dan mengoptimalkan kinerja dalam rangka melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat,” ujar Sandi Nugroho, Kamis (29/1).

Ia menjelaskan, Polri saat ini tengah berada dalam fase transformasi institusional sebagaimana arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Transformasi tersebut tidak hanya menyentuh aspek pengamanan, tetapi juga pembenahan sistem dan pola kerja internal.

Menurut Sandi, Polri membuka ruang seluas-luasnya bagi kritik dan masukan dari masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan tata kelola kepolisian berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Upaya pembenahan tersebut, lanjutnya, sejalan dengan semangat reformasi yang terus diharapkan publik. Polri berupaya menempatkan diri sebagai institusi yang adaptif terhadap perubahan dan tuntutan masyarakat modern.

“Sebagaimana tagline Polri untuk masyarakat, kami berkomitmen dan dalam posisi siap untuk terus bekerja keras. Kami terus melakukan perbaikan tata kelola agar menjadi institusi yang diharapkan oleh masyarakat,” tegas perwira tinggi Polri berpangkat bintang dua itu.

Sandi juga menegaskan, posisi Polri yang berada di bawah Presiden merupakan bagian dari sistem ketatanegaraan yang harus dijalankan secara konsisten. Loyalitas institusi, kata dia, menjadi fondasi penting dalam mendukung stabilitas nasional.

Polri, lanjut Sandi, akan terus berperan aktif menjaga situasi keamanan agar agenda pembangunan nasional dapat berjalan tanpa gangguan. Stabilitas dinilai sebagai prasyarat utama bagi keberlangsungan program-program strategis pemerintah.

Pernyataan tersebut ditutup dengan penekanan pada pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat. Kolaborasi kedua pihak diyakini menjadi kunci dalam menjaga ketertiban, kedaulatan, dan kedamaian di Indonesia.

“Polri tentunya akan terus loyal dan bekerja sama secara maksimal di bawah Presiden Republik Indonesia untuk mendukung program-program unggulan dalam rangka pembangunan bangsa dan negara,” pungkasnya.

Editor: IJS