
Harnas.id, JAKARTA – Kelompok musik Angklung Srikandi Bogor Baru turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) yang digelar di Balai Sastra H.B. Jassin, Gedung Ali Sadikin, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026). Kehadiran Angklung Srikandi menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang mengangkat tema penguatan kapasitas dan refleksi perjalanan dunia pers Indonesia.
Dalam peringatan tahun ini, LPDS menggelar peluncuran platform e-Learning Uji Kompetensi Wartawan (UKW) LPDS serta diskusi bertajuk Jejak Perempuan dalam Pers Indonesia: Perempuan, Pers, dan Warisan Jurnalisme Indonesia. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah tokoh dan pegiat pers yang membahas kontribusi perempuan dalam perkembangan jurnalisme nasional.
Suasana acara semakin hangat dengan penampilan musik tradisional dari Angklung Srikandi. Alunan angklung yang dibawakan kelompok perempuan tersebut menjadi selingan budaya yang menarik di tengah agenda diskusi dan peluncuran program pendidikan jurnalistik LPDS.
Selain menjadi hiburan bagi peserta, penampilan Angklung Srikandi juga memperlihatkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan berdampingan dengan penguatan literasi dan pengembangan profesi jurnalistik. Kehadiran musik tradisional dalam forum yang membahas sejarah pers perempuan dinilai memberikan warna tersendiri pada peringatan HUT LPDS tahun ini.
Diskusi turut mengulas perjalanan sejumlah tokoh perempuan pers Indonesia yang memiliki kontribusi besar dalam sejarah jurnalisme nasional. Beberapa nama yang menjadi perhatian dalam pembahasan antara lain Rohana Koeddoes, SK Trimurti, Ani Idrus, dan Toety Azis yang dikenal memiliki peran penting dalam perkembangan pers Indonesia di berbagai masa.
Peringatan HUT ke-38 LPDS menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan dunia pers sekaligus memperkuat upaya peningkatan kompetensi wartawan melalui pemanfaatan teknologi digital. Di sisi lain, kehadiran Angklung Srikandi menjadi simbol bahwa nilai budaya dan kearifan lokal tetap memiliki ruang penting dalam setiap proses pembangunan sumber daya manusia, termasuk di bidang jurnalistik.
Editor: US




