
Harnas.id, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyiapkan sejumlah inovasi pelayanan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Melalui jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kepolisian Daerah Jawa Tengah, berbagai layanan disiapkan mulai dari valet motor gratis hingga pemantauan lalu lintas berbasis kecerdasan buatan.
Program tersebut menjadi bagian dari pengamanan dan pelayanan masyarakat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026. Jawa Tengah sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu tujuan utama pemudik dari berbagai wilayah di Indonesia.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kepadatan arus mudik yang setiap tahun terjadi membuat wilayah Jawa Tengah menjadi fokus utama pengamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat.
“Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah tujuan utama pemudik pada Lebaran 2026. Oleh karena itu, berbagai langkah inovatif terus disiapkan oleh jajaran Polda Jawa Tengah untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal, aman, dan nyaman selama perjalanan mudik,” ujar Trunoyudo.
Salah satu inovasi yang disiapkan adalah sistem Travel Assistance Corridor (TAC), sebuah dashboard pemantauan lalu lintas terpadu berbasis Artificial Intelligence (AI). Sistem ini dirancang untuk membantu petugas memantau kondisi lalu lintas secara real-time selama masa mudik.
Menurut Trunoyudo, TAC mampu menghimpun berbagai data penting yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan di lapangan. Informasi yang dihimpun meliputi kondisi arus kendaraan, titik kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga perkembangan informasi di media sosial.
“Melalui TAC, petugas dapat memantau kondisi arus lalu lintas, titik kemacetan, kecelakaan lalu lintas, kondisi cuaca, hingga dinamika informasi yang berkembang di media sosial. Seluruh data tersebut dianalisis melalui teknologi AI sehingga dapat membantu petugas melakukan langkah respons yang cepat, tepat, dan terukur,” jelasnya.
Sistem ini terhubung dengan berbagai sumber data melalui Application Programming Interface (API). Di antaranya jaringan CCTV lalu lintas, data perhitungan kendaraan, informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, hingga data pergerakan penerbangan.
Selain itu, TAC juga dilengkapi teknologi scrapping berbasis Natural Language Processing yang mampu memantau isu yang sedang berkembang di media sosial. Sistem tersebut bahkan dapat membaca tren percakapan dan sentimen publik terkait kondisi lalu lintas maupun pelayanan mudik.
Dalam implementasinya, TAC juga terintegrasi dengan layanan Chat Sipolan, yaitu chatbot berbasis AI yang dapat diakses masyarakat melalui aplikasi WhatsApp selama 24 jam.
“TAC terhubung langsung dengan layanan Chat Sipolan. Melalui chatbot ini masyarakat dapat memperoleh informasi perjalanan secara cepat dan akurat, mulai dari kondisi kemacetan, jalur alternatif, rekayasa lalu lintas, cuaca, hingga lokasi pos pelayanan,” ungkap Trunoyudo.
Selain pemanfaatan teknologi, Polda Jawa Tengah juga menyiapkan layanan Valet and Ride atau valet motor gratis bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor.
Melalui program ini, sepeda motor pemudik akan diangkut menggunakan kendaraan towing menuju kota tujuan. Sementara para pemudik dapat melanjutkan perjalanan menggunakan bus sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.
Program tersebut dimulai dari Posko Valet and Ride Polres Brebes yang berada di kawasan Nasmoco, Kabupaten Brebes. Para pemudik nantinya akan diantar menuju Lapangan Polrestabes Semarang dengan estimasi waktu perjalanan sekitar tiga jam.
Hingga Sabtu (14/3/2026) pukul 21.15 WIB, tercatat sebanyak 162 pemudik telah mendaftar untuk menggunakan layanan tersebut.
Di sisi lain, Polda Jawa Tengah juga menyiapkan total 298 posko pelayanan mudik yang tersebar di berbagai jalur strategis. Posko tersebut terdiri dari 25 pos rest area, 76 pos pelayanan, 31 pos terpadu, 11 pos SAR air, serta 153 pos pengamanan.
Menurut Trunoyudo, seluruh fasilitas tersebut disiapkan untuk memberikan layanan terpadu bagi masyarakat selama masa mudik. Kehadiran teknologi AI serta layanan valet motor gratis diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pengamanan lalu lintas.
“Melalui berbagai inovasi dan kesiapan ini, Polri berharap pelayanan kepada masyarakat selama mudik Lebaran dapat semakin optimal. Pemanfaatan teknologi berbasis AI serta layanan valet motor gratis ini merupakan bagian dari transformasi Polri untuk menghadirkan pelayanan publik yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: IJS










