Salat Id di Al-Aqsa Terganggu, Jemaah Dihadang Aparat Israel di Yerusalem

Pasukan Israel membubarkan jemaah dan menghalangi pelaksanaan Salat Id di Bab al-Sahira, akses terdekat menuju Masjid Al-Aqsa. Foto: dok. tangkapan layar Instagram @alaasous.ps
Pasukan Israel membubarkan jemaah dan menghalangi pelaksanaan Salat Id di Bab al-Sahira, akses terdekat menuju Masjid Al-Aqsa. Foto: dok. tangkapan layar Instagram @alaasous.ps

Harnas.id, YERUSALEM – Perayaan Idulfitri di kawasan Al-Quds diwarnai ketegangan pada Jumat (20/3/2026). Sejumlah jemaah dilaporkan tidak dapat melaksanakan Salat Id di kompleks Masjid Al-Aqsa akibat pembatasan yang dilakukan aparat Israel.

Akses menuju area masjid diperketat sejak pagi. Jemaah yang berupaya mendekat ke lokasi ibadah dihadang di sejumlah titik, termasuk di sekitar Gerbang al-Sahira yang merupakan salah satu akses terdekat menuju Masjid Al-Aqsa.

Rekaman video yang beredar dari jurnalis Palestina Alaa Sous melalui akun Instagram @alaasous.ps memperlihatkan situasi di lapangan. Dalam keterangannya, disebutkan bahwa aparat mencegah jemaah berada di area Bab al-Sahira untuk melaksanakan Salat Idulfitri.

“Pasukan pendudukan menindas para jemaah dan melarang mereka berada di area Bab al-Sahira untuk melaksanakan Salat Idulfitri,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Dalam video yang sama, terlihat aparat menggunakan gas air mata, granat kejut, serta pentungan untuk membubarkan warga yang mencoba mendekat ke area masjid.

Otoritas Israel juga dilaporkan menutup kompleks Masjid Al-Aqsa selama tiga hari berturut-turut. Kebijakan ini berdampak langsung pada pelaksanaan ibadah umat Muslim di salah satu situs suci tersebut.

Pihak Israel menyatakan pembatasan dilakukan sebagai bagian dari langkah pengamanan. Kebijakan ini dikaitkan dengan meningkatnya ketegangan regional, termasuk dinamika dengan Iran.

Situasi ini kembali menyoroti sensitivitas kawasan Yerusalem, khususnya di sekitar Masjid Al-Aqsa yang kerap menjadi titik ketegangan. Hingga kini, kondisi di sekitar lokasi masih berada dalam pengawasan ketat aparat.

Belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban dalam peristiwa tersebut.

Editor: IJS