4 Staf Terluka, Bagian Bandara Internasional Dubai Alami Kerusakan di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Situasi di Bandara Dubai yang beredar di media sosial. Image: Tangkapan Layar akun X/Halajaber
Situasi di Bandara Dubai yang beredar di media sosial. Image: Tangkapan Layar akun X/Halajaber

Harnas.id, DUBAI – Insiden terjadi di salah satu area terminal Bandara Internasional Dubai pada Minggu (1/3/2026) waktu setempat, mengakibatkan empat staf mengalami luka-luka dan bagian fasilitas mengalami kerusakan ringan.

Pernyataan resmi dari Dubai Media Office menyebutkan bahwa “sebuah concourse di Dubai International (DXB) mengalami kerusakan ringan dalam sebuah insiden yang berhasil segera dikendalikan.” Petugas darurat langsung dikerahkan untuk menangani keadaan tersebut.

Empat staf yang terdampak dilaporkan menerima perawatan medis segera setelah kejadian. Saat insiden berlangsung, sebagian besar terminal bandara sudah dikosongkan sesuai rencana kontinjensi yang telah disiapkan agar keselamatan penumpang tetap terjaga.

Kantor Media Dubai juga menyatakan bahwa tim tanggap darurat bekerja sama erat dengan otoritas terkait untuk memastikan situasi tetap terkendali dan risiko terhadap warga sipil diminimalkan. “Tim respons darurat segera dikerahkan dan situasi ditangani dalam koordinasi dengan otoritas terkait,” demikian bunyi pernyataan yang dipublikasikan melalui akun resmi mereka di platform X.

Insiden ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah yang sedang berlangsung. Laporan media internasional menyebutkan serangan drone dan rudal yang dilancarkan oleh pihak tertentu ke wilayah UEA beberapa jam sebelumnya, memicu respons sistem pertahanan udara setempat.

Sebagai dampak lanjutan, otoritas bandara sempat menghentikan sementara operasi dan memberlakukan penangguhan sejumlah penerbangan. Penumpang diminta untuk mematuhi anjuran dari maskapai dan otoritas setempat untuk pembaruan jadwal dan informasi lebih lanjut.

Hingga kini, otoritas belum merilis rincian lengkap penyebab langsung dari insiden di area terminal tersebut. Mereka menyatakan pembaruan informasi akan disampaikan saat tersedia perkembangan resmi berikutnya.

Editor: IJS