
Harnas.id, BOGOR – Pemerintah Kota Bogor memberikan apresiasi kepada para petugas kebersihan atau yang dikenal sebagai pasukan kuning dengan menggelar buka puasa bersama di Ruang Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Rabu (25/2/2026).
Lebih dari 150 pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka merupakan garda terdepan yang setiap hari memastikan kebersihan kota tetap terjaga.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjamu langsung para petugas. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, jauh dari kesan formalitas pemerintahan.
Salah satu perwakilan pasukan kuning, Suhendar, mengaku momen tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Selama lebih dari satu dekade bekerja, ia baru pertama kali berbuka puasa di ruang utama Balai Kota.
“Ini pengalaman baru bagi saya. Sudah lebih dari 10 tahun bekerja, baru kali ini bisa masuk dan menikmati buka puasa di ruang utama Balai Kota,” ujarnya.
Menu yang disajikan cukup lengkap, mulai dari takjil, hidangan utama, buah-buahan, hingga minuman hangat. Namun bagi para petugas, kebersamaan dan perhatian yang diberikan menjadi hal yang lebih bermakna.
Dedie Rachim menegaskan, pasukan kuning memiliki peran strategis dalam menjaga wajah Kota Bogor. Menurutnya, pekerjaan mereka kerap luput dari sorotan, padahal berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan dan kenyamanan warga.
“Pasukan kuning bekerja tanpa mengharapkan pujian. Saat banyak orang masih terlelap, saat panas dan hujan, bahkan di lokasi yang tidak semua orang mau bekerja, merekalah yang memastikan sampah yang diproduksi dari masyarakat terangkut agar lingkungan tetap bersih,” kata Dedie Rachim.
Ia menilai, bentuk penghargaan sederhana seperti buka puasa bersama dapat menjadi penyemangat bagi petugas kebersihan. Terlebih di bulan Ramadan, momentum kebersamaan menjadi nilai yang penting.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bogor dalam memperkuat layanan kebersihan. Pemerintah menilai kualitas lingkungan hidup tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada dedikasi para petugas di lapangan.
Di tengah dinamika perkotaan, keberadaan pasukan kuning menjadi elemen vital yang menjaga ritme kota tetap berjalan bersih dan tertib.
Editor: IJS










