
Harnas.id, MEDAN — Kebakaran besar melanda pabrik sandal merek Swallow yang berlokasi di Jalan Komodor Laut Yos Sudarso, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan. Api mulai terlihat sejak Selasa malam (27/1/2026) sekitar pukul 21.40 WIB dan masih berkobar hingga Rabu siang.
Kobaran api dengan cepat membesar karena area pabrik dipenuhi material karet serta bahan produksi lain yang mudah terbakar. Kondisi tersebut membuat api sulit dikendalikan dan menyebabkan hampir seluruh bangunan pabrik milik PT Garuda Mas Perkasa terdampak, dengan tingkat kerusakan diperkirakan mencapai sekitar 90 persen.
Proses pemadaman berlangsung lebih dari 12 jam dengan melibatkan puluhan unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Medan. Upaya ini turut dibantu armada dari pemerintah provinsi serta dukungan Brimob Polda Sumatera Utara untuk pengamanan dan pengaturan area sekitar lokasi.
Situasi di lapangan sempat memicu kepanikan warga. Ledakan berulang terdengar dari dalam pabrik, sementara asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari jarak cukup jauh. Sejumlah ruas jalan utama di sekitar lokasi terpaksa ditutup sementara demi alasan keselamatan.
Pihak perusahaan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. HRD PT Garuda Mas Perkasa menyebut kebakaran terjadi saat sebagian besar karyawan sedang berada di luar area kerja untuk istirahat, sehingga tidak ada pekerja yang terjebak di dalam bangunan.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Dugaan awal mengarah pada area gudang penyimpanan bahan baku, namun belum ada kesimpulan resmi yang diumumkan kepada publik.
Peristiwa ini menjadi perhatian luas karena Swallow dikenal sebagai merek sandal legendaris yang telah lama hadir di pasar nasional. Selain mengganggu aktivitas produksi, kebakaran ini juga berdampak pada kelancaran lalu lintas di kawasan Jalan Yos Sudarso.
Editor: IJS




