Tarung Derajat Kota Bogor Gelar UKT, 40 Atlet Naik Tingkat

Ujian Kenaikan Tingkat Tarung Derajat Kota Bogor di Halaman Kantor Bapenda. Foto: Istimewa.
Ujian Kenaikan Tingkat Tarung Derajat Kota Bogor di Halaman Kantor Bapenda. Foto: Istimewa.

Harnas.id, BOGOR – Tarung Derajat (TD) Kota Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi petarung berkarakter melalui penyelenggaraan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang diikuti puluhan peserta. Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, Minggu (18/1/2026).

Sebanyak 40 atlet dari berbagai tingkatan mengikuti UKT sebagai bagian dari proses pembinaan berkelanjutan, khususnya bagi kalangan pelajar dan anak usia dini.

Pelatih Utama Tarung Derajat Kota Bogor, Febby Hendra Benyamin, menjelaskan bahwa UKT tidak hanya menjadi tolok ukur kemampuan teknis atlet, tetapi juga sarana pembentukan karakter sejak usia dini.

“Ujian kenaikan tingkat ini menegaskan bahwa Tarung Derajat bukan lagi olahraga yang identik dengan orang dewasa. Anak-anak usia dini pun kini sudah mulai dilibatkan secara aktif dalam proses pembinaan,” ujar Febby.

Ia menambahkan, pembinaan sejak dini diharapkan mampu menanamkan nilai disiplin, keberanian, serta tanggung jawab kepada para peserta.

Sementara itu, salah satu pelatih TD Kota Bogor, Taufik, merinci jumlah peserta UKT berdasarkan tingkatan. Untuk Kurata I diikuti oleh 22 peserta, Kurata II sebanyak 9 peserta, dan Kurata III diikuti 13 peserta.

“Kurata merupakan sistem tingkatan dalam seni beladiri Tarung Derajat. Terdapat tujuh tingkat sabuk, mulai dari Kurata I hingga Kurata VII, yang mencerminkan penguasaan teknik, mental, keberanian, dan ketangkasan atlet,” jelas pelatih yang akrab disapa Kang Opik.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi TD Kota Bogor, Evandy Dahni, menegaskan bahwa pelaksanaan UKT menjadi bukti nyata bahwa regenerasi Tarung Derajat di Kota Bogor terus berjalan secara konsisten.

“Pembinaan dilakukan secara bertahap dan terstruktur sejak usia dini. UKT bukan hanya soal kenaikan tingkat, tetapi juga bagaimana Tarung Derajat berperan dalam membangun karakter anak sejak awal,” ungkap Evandy.

Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan dalam Tarung Derajat sejalan dengan ajaran Sang Maha Guru, Achmad Derajat (AA Boxer), bahwa beladiri tidak semata-mata tentang pertarungan fisik, melainkan pembentukan moral, etika, dan kepribadian.

“Harapannya, anak-anak yang dibina akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berakhlak, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengenal dan berlatih seni beladiri Tarung Derajat di Kota Bogor, saat ini tersedia sejumlah satuan latihan (satlat), di antaranya Satlat Universitas Pakuan (UNPAK), Satlat Al Ghazaly Jalan Sumeru, Satlat Samsat Kota Bogor Jalan Ir. H. Djuanda, Satlat IPB, Satlat SMA Rimba Madya, Satlat Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Jalan Sholeh Iskandar, serta Satlat GOR Padjajaran yang digunakan untuk latihan gabungan setiap Minggu mulai pukul 08.00 WIB.

Editor: IJS