NasDem Kota Bogor Pasang Target Ganda, Bidik Kursi Walikota dan 8 Kursi DPRD

Pelantikan pengurus DPC Partai NasDem se-Kota Bogor dihadiri jajaran pengurus pusat dan wilayah (dok. istimewa).
Pelantikan pengurus DPC Partai NasDem se-Kota Bogor dihadiri jajaran pengurus pusat dan wilayah (dok. istimewa).

Harnas.id, BOGOR — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Bogor resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kota Bogor, Sabtu (24/1/2026). Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya konsolidasi organisasi secara lebih serius hingga ke level paling bawah.

Agenda tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum Partai NasDem yang juga Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, bersama Ketua DPW NasDem Jawa Barat. Kehadiran jajaran elite partai ini menegaskan perhatian pusat terhadap penguatan NasDem di Kota Bogor.

Dalam arahannya, Saan Mustopa menekankan bahwa kekuatan partai modern bertumpu pada struktur yang rapi dan bekerja langsung di lapangan. Ia meminta pengurus DPC yang baru dilantik segera membentuk Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) di tingkat kelurahan dengan basis Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Menurutnya, struktur berbasis TPS bukan sekadar administratif, melainkan instrumen strategis untuk kerja elektoral. Skema ini dinilai akan mempermudah pengelolaan saksi, pemetaan suara, serta penguatan basis pemilih pada Pemilu dan Pilkada mendatang.

Saan juga memberikan tenggat waktu enam bulan kepada seluruh DPD untuk memastikan pembentukan DPRt tuntas. Target tersebut berlaku untuk seluruh wilayah Jawa Barat, termasuk Kota Bogor, sebagai bagian dari standarisasi organisasi partai.

Di sisi lain, capaian NasDem Kota Bogor dalam beberapa pemilu terakhir disebut menunjukkan tren yang menjanjikan. Perolehan kursi DPRD meningkat dari satu menjadi empat kursi, yang dinilai sebagai modal awal menuju target lebih besar.

Menghadapi Pemilu 2029, NasDem memasang target minimal enam hingga delapan kursi DPRD Kota Bogor. Strategi yang disiapkan mencakup pengisian daerah pemilihan yang belum terwakili, mempertahankan kursi eksisting, serta memaksimalkan potensi dapil yang berpeluang meraih dua kursi.

Saan Mustopa menilai persepsi publik menjadi faktor penentu. Ketika partai mampu hadir dan menjawab kebutuhan masyarakat, elektabilitas akan tumbuh secara alami di mata pemilih.

Optimisme serupa disampaikan Ketua DPD NasDem Kota Bogor, Beninu Argoebie. Ia menyebut progres pembentukan DPRt di Kota Bogor telah mencapai sekitar 70 persen dan terus dikebut.

Beninu memastikan seluruh 68 kelurahan di Kota Bogor akan memiliki struktur DPRt sebelum batas waktu yang ditetapkan partai. Ia menilai kehadiran pimpinan pusat dan wilayah menjadi suntikan semangat bagi seluruh kader di daerah.

Lebih lanjut, Beninu menegaskan orientasi NasDem tidak hanya berhenti pada perolehan kursi legislatif. Partai, kata dia, juga diarahkan untuk bersiap merebut posisi eksekutif di Kota Bogor.

Ia mengingatkan seluruh pengurus DPC agar menjaga kekompakan dan mengedepankan kerja kolektif. Menurutnya, soliditas internal menjadi syarat utama agar target politik partai dapat dicapai secara berkelanjutan.

Editor: IJS