
Harnas.id, BOGOR – Rabu (11/2/2026), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PWI dengan cara yang berbeda. Selain tasyakuran di Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Suryo, Tanah Sareal, organisasi wartawan ini juga meluncurkan layanan Ambulans Andalan sebagai bentuk aksi sosial bagi masyarakat.
Peluncuran ambulans dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin, Sekretaris Daerah Denny Mulyadi, dan Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil. Acara tersebut turut dihadiri jajaran DPRD, pimpinan OPD, direksi BUMD, perwakilan Polresta Bogor Kota, Kodim 0606/Kota Bogor, serta mitra strategis lainnya.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kota Bogor dan PWI selama ini. Ia menilai peran pers penting dalam memastikan program pembangunan tersampaikan secara cepat dan akurat kepada masyarakat.
“Sinergitas Pemkot Bogor dengan PWI selama ini berjalan sangat baik. Setiap program dan kegiatan pemerintah selalu didukung oleh pemberitaan, sehingga informasi bisa sampai dengan cepat dan akurat kepada masyarakat,” ujar Dedie.
Menurutnya, peluncuran ambulans gratis menjadi bukti bahwa insan pers tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga hadir secara nyata dalam pelayanan kemanusiaan.
“Ini luar biasa. Inilah wujud kepedulian teman-teman wartawan yang tergabung di PWI Kota Bogor. Saya sangat mengapresiasi, semoga ambulans gratis ini betul-betul bermanfaat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Selamat HUT ke-80 PWI, semoga sinergi dan kolaborasi terus meningkat demi kemajuan Kota Bogor,” katanya.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menegaskan, momentum HPN dan HUT PWI harus dimaknai sebagai penguatan kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut pembangunan kota tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata.
“Bogor Beres bukan hanya tanggung jawab Dedie dan Jenal, tetapi tugas kita semua, pemerintah, DPRD, insan pers, dunia usaha, hingga masyarakat. Kritik adalah energi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik,” ujar Jenal.
Ia juga menilai inisiatif ambulans gratis sebagai contoh konkret kontribusi sosial pers di luar pemberitaan.
“Hari ini PWI membuktikan bahwa insan pers tidak hanya mengangkat isu dan berita, tapi juga menghadirkan manfaat langsung melalui ambulans gratis. Ini bentuk kolaborasi ideal yang kita harapkan,” ungkapnya.
Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil turut memberikan apresiasi atas konsistensi PWI dalam membangun kolaborasi. Ia menyebut organisasi tersebut aktif dan solid dalam berbagai kegiatan sinergis.
“PWI Kota Bogor terus menunjukkan eksistensinya, karena selalu eksis dan solid dengan beragam kegiatan kolaborasi dan sinergis,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi menjelaskan bahwa peringatan HPN dan HUT ke-80 PWI tahun ini mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.” Tema tersebut, kata dia, diterjemahkan dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ambulans ini kami persembahkan untuk masyarakat Kota Bogor. Kami ingin kehadiran PWI tidak hanya dirasakan melalui pemberitaan, tetapi juga aksi nyata yang membantu warga, terutama dalam kondisi darurat,” jelas Herman.

Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun sebagai simbol kebersamaan serta komitmen insan pers untuk terus mengabdi.
Momentum ini menjadi penanda bahwa peran pers di daerah tidak hanya berhenti pada ruang redaksi, tetapi juga menjangkau ruang sosial masyarakat.
Editor: IJS










