
Harnas.id, BOGOR — Antusiasme warga mewarnai kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka Bulan Peduli Kanker Sedunia yang digelar di Kantor Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin dan deteksi dini kanker.
Sejumlah warga bahkan kembali mengikuti pemeriksaan setelah sebelumnya berpartisipasi dalam kegiatan serupa. Tiga di antaranya adalah Ema (54), warga RT 3 RW 5; Risna (29), warga RT 3 RW 4; dan Meti Puspitasari (48), warga RT 5 RW 5.
Ema mengaku bersyukur dapat kembali memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan tanpa terbebani biaya.
“Alhamdulillah kalau ada yang gratis saya pasti ikut, karena ingin sehat, kesehatan itu kan nomor satu. Informasinya saya dapat dari kader dekat rumah,” ujar Ema.
Hal serupa disampaikan Risna yang telah tiga kali mengikuti pemeriksaan kesehatan. Ia merasa lebih tenang karena hasil pemeriksaan yang dijalaninya selama ini menunjukkan hasil yang baik.
“Namanya wanita harus jaga kondisi dan kalau sudah diperiksa terasa lebih enak ke diri kita,” kata Risna.
Sementara itu, Meti Puspitasari mengaku telah mengikuti pemeriksaan kesehatan sebanyak tiga kali di lokasi berbeda, yakni Kelurahan Empang, Rumah Sakit Azra, dan Kelurahan Mulyaharja.
Ia juga mengungkapkan kebanggaannya setelah menerima sertifikat usai mengikuti pemeriksaan kedua di salah satu rumah sakit di Kota Bogor. Pengalaman tersebut semakin memotivasinya untuk menjaga kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan.
“Pemeriksaan pertama di Kelurahan Empang, kedua di Rumah Sakit Azra dan ketiga di Kelurahan Mulyaharja. Cukup bangga mendapat sertifikat usai pemeriksaan kedua, cukup membanggakan untuk saya sehingga motivasi agar lebih bersemangat dalam menjaga serta memeriksakan kesehatan diri,” ungkap Meti.
Lurah Mulyaharja, Muslim Yuliantoro, mengatakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut turut dirangkaikan dengan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan pelayanan perlindungan sosial (perlinsos).
Untuk meningkatkan partisipasi warga, pihak kelurahan telah melakukan sosialisasi sejak jauh-jauh hari dengan melibatkan ketua RT, RW, dan kader posyandu. Edukasi dilakukan secara masif agar masyarakat memahami manfaat pemeriksaan kesehatan serta tidak ragu mengikuti layanan yang tersedia.
Muslim menjelaskan, pendaftaran peserta dioptimalkan melalui 14 posyandu yang ada di Kelurahan Mulyaharja, dengan target 10 warga dari setiap posyandu, ditambah peserta dari Program Keluarga Harapan (PKH).
“Tidak dipungkiri banyak yang merasa takut untuk memeriksakan diri. Namun, berkat kerja keras dalam memberikan edukasi dan informasi dengan melibatkan semua pihak, alhamdulillah masyarakat jadi paham dan bisa mengurangi rasa takut,” kata Muslim.
Selain mengintensifkan sosialisasi, Kelurahan Mulyaharja juga menggandeng pihak swasta untuk mendukung pelaksanaan kegiatan. Dukungan turut diberikan oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rizaldy Danar Priambodo, berupa 100 bungkus minyak goreng kemasan satu liter.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Bogor berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker semakin meningkat. Partisipasi warga yang kembali mengikuti pemeriksaan juga diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk memprioritaskan kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala sesuai kebutuhan.
Editor: Erk










