Harnas.id, JAKARTA — Kepala Kepolisian RI Listyo Sigit Prabowo melepas ribuan pemudik dalam program Mudik Gratis Polri Presisi 2026. Pemberangkatan dilakukan dari Lapangan Polda Metro Jaya, Rabu (18/3) pagi.
Sebanyak 80 bus disiapkan dengan dua tujuan utama, yakni wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Total ada 4.009 masyarakat yang ikut dalam program ini untuk pulang ke kampung halaman saat Lebaran.
“Untuk pemberangkatan kali ini ada 80 bus dan jumlah penumpangnya ada 4.009 masyarakat yang melaksanakan mudik. Adapun pendaftarannya sendiri kita mulai dari tiga hari yang lalu di samsat di masing-masing Polres dan alhamdulillah dalam waktu tiga hari terkumpul 4.009 orang,” ujar Sigit kepada wartawan.
Kapolri menegaskan seluruh armada yang digunakan telah melalui proses uji kelaikan atau ramp check. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan layak jalan dan aman digunakan dalam perjalanan jarak jauh.
Selain armada, kondisi pengemudi juga menjadi perhatian utama. Polisi melakukan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan sopir dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh zat berbahaya.
“Sebelum kita berangkatkan, tentunya kita melakukan SOP untuk memastikan agar perjalanan utamanya pengemudi dalam kondisi sehat,” tuturnya.
“Jadi kita melakukan pengecekan mulai dari tes urin, kemudian tes alkohol, dan juga tes terkait dengan masalah penggunaan obat-obatan yang mungkin bisa membahayakan,” imbuhnya.
Program Mudik Gratis Polri Presisi disebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Tahun ini, Polri mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sebagai pesan utama dalam pelayanan arus mudik.
Di sisi lain, Sigit juga mengungkapkan pergerakan kendaraan dari Jakarta terus meningkat. Hingga saat ini, tercatat sekitar 1,2 juta kendaraan telah keluar dari ibu kota.
Untuk jalur tol, terjadi kenaikan volume kendaraan sebesar 2,83 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya. Meski demikian, angka kecelakaan justru menunjukkan tren penurunan signifikan.
Sigit menyebut jumlah kecelakaan turun hingga 40,91 persen atau setara 682 kasus dibanding tahun lalu. Ia berharap tren ini bisa dipertahankan hingga arus balik selesai.
“Alhamdulillah mudah-mudahan angka ini bisa kita pertahankan sampai dengan selesainya rangkaian mudik dan rangkaian balik,” jelasnya.
Kapolri juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri selama perjalanan. Ia menekankan pentingnya keselamatan dibandingkan kecepatan sampai tujuan.
Pemudik diminta memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan di sepanjang jalur, seperti pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Fasilitas tersebut mencakup tempat istirahat, layanan kesehatan, hingga kebutuhan dasar selama perjalanan.
“Ada Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu sehingga masyarakat yang ingin beristirahat disitu. Sudah disiapkan fasilitas untuk istirahat untuk pengecekan kesehatan, termasuk juga kalau seandainya ingin makan apakah buka atau sahur, ataupun juga mengisi BBM,” tutupnya.
Editor: IJS











