
Harnas.id, BOGOR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama unsur pentaheliks melakukan penanaman bibit pohon serentak di 4 provinsi, salah satunya di Provinsi Jawa Barat. Puncak penanaman digelar di Eiger Adventure Land, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, membuka secara langsung acara tersebut yang juga terkoneksi dengan 3 provinsi lainnya, di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten. Pratikno mengatakan, kejadian bencana terus menimbulkan banyak penderitaan pada masyarakat.
Dalam kurun waktu 1 tahun ke belakang, telah terjadi 389 kejadian bencana di Jawa Barat. Banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor mendominasi kejadian bencana di Tanah Pasundan. peristiwa tersebut menjadi ‘alarm’ bahwa terdapat masalah serius pada tata kelola lingkungan.
Ia juga menambahkan, masih banyak daerah lereng dan juga daerah aliran sungai di wilayah Jawa Barat yang tidak ditumbuhi dengan tanaman berakar keras. Hal ini memicu tidak hanya kejadian longsor, namun juga sedimentasi pada daerah aliran sungai (DAS).
Pratikno turut mengingatkan dua kejadian bencana lain yang dipicu kurangnya daya dukung lingkungan yakni longsor yang terjadi di Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Di Kabupaten Cilacap, longsor menelan hingga 23 korban jiwa. Sementara di Kabupaten Banjarnegara, 20 orang diperkirakan masih tertimbun dalam longsoran.
Total sebanyak 123.320 bibit ditanam sebagai upaya jangka panjang untuk memperkuat daya dukung dan daya tampung lingkungan di Provinsi Jawa Barat, khususnya di DAS kritis di wilayah hulu Jawa Barat. Penanaman serentak di Provinsi Jawa Barat dilakukan di 2 titik, yakni di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi.
Pratikno berharap, penanaman pohon tidak menjadi gerakan yang hanya dimiliki oleh BNPB, pemerintah daerah, maupun kementerian/lembaga, namun juga gerakan yang harus masif dilakukan oleh masyarakat.
“Momentum ini hanyalah pengingat kita untuk lebih giat menanam pohon. Jangan sampai kita menanam hanya satu kali pada saat peringatan Hari Pohon ini,”
Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang melaporkan dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah menyebut total bibit yang di tanam di 4 provinsi mencapai 216.070 bibit dengan jenis pohon bervariasi mulai dari pohon keras, buah, hingga vetiver. Sebanyak 2.980 relawan dari 4 wilayah dikerahkan untuk mendukung proses penanaman yang sudah dilakukan sejak Rabu (19/11).
Aksi penanamaan pohon sebagai upaya mitigasi vegetasi ini merupakan salah satu program percontohan yang didanai melalui Dana Bersama Penanggulangan Bencana atau Pooling Fund bencana (PFB). Pooling Fund Bencana merupakan salah satu inovasi pendanaan dalam penanggulangan bencana yang dapat diakses oleh kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan komunitas masyarakat untuk mewujudkan resiliensi berkelanjutan.
Turut hadir pada puncak penanaman pohon di Provinsi Jawa Barat di antaranya Sekretaris Utama BNPB beserta jajaran, Deputi Bidang Pengembangan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, segenap jajaran pemerintah daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat, media, serta relawan.
Abdul Muhari, Ph.D.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB
Facebook : @InfoBencanaBNPB
Twitter : @BNPB_Indonesia
Instagram : @bnpb_indonesia
YouTube : BNPB Indonesia










