Ketapang Hening Saat Nyepi, Arus Jalan Nasional Banyuwangi Tanpa Kepadatan

Kondisi lengang kawasan Pelabuhan Ketapang saat penutupan penyeberangan Nyepi. Foto: Polri
Kondisi lengang kawasan Pelabuhan Ketapang saat penutupan penyeberangan Nyepi. Foto: Polri

Harnas.id, BANYUWANGI – Aktivitas di kawasan Pelabuhan ASDP Ketapang terpantau berhenti total pada Kamis pagi. Tidak ada pergerakan penumpang maupun kendaraan, seiring penutupan sementara layanan penyeberangan menuju Bali dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi.

Berdasarkan laporan Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi hingga pukul 08.00 WIB, area pelabuhan terlihat kosong. Tidak ditemukan antrean kendaraan maupun aktivitas bongkar muat, karena seluruh layanan Ketapang–Gilimanuk dihentikan sementara untuk menghormati pelaksanaan Nyepi di Bali.

Kondisi ini berdampak langsung pada arus lalu lintas di sekitar pelabuhan. Jalan nasional yang menghubungkan Banyuwangi dengan Surabaya terpantau lengang, baik dari arah timur maupun barat, tanpa adanya kepadatan berarti.

Situasi yang biasanya dipadati kendaraan logistik dan pemudik justru berubah menjadi relatif sepi. Hal ini menciptakan arus lalu lintas yang lebih lancar dibandingkan hari normal, terutama di jalur utama menuju pelabuhan.

Meski demikian, aparat kepolisian tetap bersiaga di sejumlah titik. Kehadiran petugas difokuskan untuk menjaga kelancaran lalu lintas serta mengantisipasi lonjakan kendaraan saat operasional penyeberangan kembali dibuka.

Kepolisian juga mengingatkan pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan. Pengendara diminta menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Bagi masyarakat yang berencana menyeberang ke Bali, penyesuaian jadwal menjadi hal penting. Penumpang diimbau tidak datang lebih awal sebelum layanan dibuka kembali, guna menghindari potensi penumpukan kendaraan di sekitar pelabuhan.

Selain itu, faktor kelelahan juga menjadi perhatian. Pengendara diingatkan untuk tidak memaksakan perjalanan dan memanfaatkan rest area yang tersedia demi menjaga keselamatan selama berkendara.

Dalam momentum Nyepi, masyarakat juga diminta menjaga ketenangan lingkungan. Kepolisian mengimbau agar tidak menyalakan petasan atau aktivitas lain yang berpotensi mengganggu kekhusyukan perayaan serta membahayakan keselamatan.

Untuk kebutuhan darurat atau bantuan kepolisian, masyarakat dapat mengakses layanan hotline Polri di nomor 110 yang tersedia selama 24 jam.

Editor: IJS