Ngubek Empang, Tradisi Lebaran Depok

Ngubek Empang, Depok

Harnas.id, Depok – Kota Depok, Jawa Barat memiliki ratusan empang  yang  terdapat di berbagai sudut wilayah, bahkan ngubek empang menjadi sebuah tradisi yang kerap dirayakan oleh berbagai lapisan masyarakat yang berada di perbatasan dengan Jakarta, Bekasi dan bogor ini.

Ngubek Empang adalah tradisi budaya Betawi Depok berupa kegiatan menangkap ikan bersama-sama di empang  menjelang Lebaran. Tradisi ini melambangkan gotong royong, kesetaraan, dan kegembiraan, sering diadakan dalam rangkaian Lebaran Depok, dengan menebar ribuan ikan jenis nila, emas, dan patin untuk dipanen warga.

Tradisi ngubek empang sudah berlangsung lama, bahkan sejak jaman kolonial Belanda, yang memiliki filosofi gotong-royong dan kerja keras, sedangkan cara melakukannya yakni dengan mengurangi debit air empang  hingga selutut kaki, dan masyarakat berlomba lomba menangkap ikan dengan tangan.

Kali ini ngubek empang dirayakan dalam rangka lebaran Depok dengan konsep baru dengan pelaksanaan tidak lagi di tempatkan di satu lokasi, melainkan dirayakan di tiga titik wilayah Kota Depok.

Ketua Panitia Lebaran Depok 2026 yang juga Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Hamzah, mengatakan pembagian lokasi ini dilakukan untuk mempermudah akses masyarakat sekaligus meratakan penyebaran kegiatan di seluruh wilayah kota.

“Ya tahun ini Ngubek Empang tahun yang lalu hanya satu titik, tahun ini kita bikin tiga titik, yaitu daerah timur, daerah tengah, dan daerah barat,” ujar dia kepada wartawan di Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Selasa (5/5/2026).

Untuk wilayah timur dipusatkan di Kecamatan Tapos, sementara wilayah tengah berada di Cipayung dan wilayah barat di Sawangan. Setiap titik juga diisi dengan berbagai jenis ikan yang ditebar oleh panitia.

Hamzah menjelaskan, seluruh ikan berasal dari berbagai pihak, mulai dari panitia, sponsor, hingga dukungan anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing.

“Dan jumlah ikannya masing-masing semuanya kita ceburin dan itu dari berbagai macam, dari panitia, dari sponsor yang berpartisipasi semuanya, dewan-dewan juga di Dewan Dapil juga ada support semuanya,” beber dia.

Total ikan yang disiapkan dalam kegiatan ini mencapai 6 ton, dengan masing-masing titik mendapatkan sekitar 2 ton ikan. Jenis ikan yang ditebar pun beragam, mulai dari ikan mas, bawal, mujair, hingga gabus.

“Jenisnya ada ikan mas, ada ikan bawal, ada ikan mujair, ada ikan gabus,” ucap Hamzah.

Lebih lanjut, Hamzah mengungkapkan bahwa pembagian tiga titik ini dilakukan berdasarkan evaluasi penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Menurut dia, konsep satu titik membuat sebagian masyarakat harus menempuh jarak cukup jauh untuk ikut serta.

“Banyak teman-teman yang di daerah hanya satu titik itu yang mencari di daerah barat, timur, kejauhan. Maka kita bikin semuanya masyarakat bisa guyub di setiap wilayah,” ujar Hamzah.

Selain itu, dia menuturkan, Lebaran Depok 2026 juga akan digelar di beberapa kecamatan lain yang dibagi dalam tiga zona wilayah, yakni timur, tengah, dan barat. Dengan pembagian ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah menjangkau lokasi kegiatan.

Selain Ngubek Empang, rangkaian pembukaan Lebaran Depok juga diisi dengan kegiatan Ngaduk Dodol di masing-masing titik. Hamzah pun bilang, panitia menargetkan lebih dari 50 ribu pengunjung selama rangkaian acara berlangsung.

“Selama Lebaran Depok target kita lebih dari 50 ribu pengunjung,” tutur dia.

Puncak perayaan Lebaran Depok 2026 sendiri akan digelar di kawasan Grand Depok City (GDC) melalui pawai budaya hingga penampilan penampilan dari grup band Wali.

Lebih lanjut, Hamzah berharap, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan semakin memperkuat kebersamaan warga Kota Depok.

Editor : Heri