
Harnas.id, JAKARTA – Peringatan Deklarasi Kemerdekaan Palestina digelar di Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia, Jakarta, pada Jumat, 21 November 2025. Acara ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia bekerja sama dengan Persatuan Mahasiswa Palestina di Indonesia (PMPI). Ketua Umum PMPI, Shaker Abushukor, menegaskan bahwa Deklarasi Kemerdekaan Palestina tahun 1988 merupakan momentum penting yang harus terus diperingati untuk meneguhkan identitas nasional bangsa Palestina.
Shaker juga menyampaikan terima kasih kepada GAMKI yang selama ini konsisten hadir dan mendukung berbagai kegiatan PMPI. Ia berharap hubungan baik ini dapat terus berlanjut. “Terima kasih karena selalu hadir dan mendukung kami. Hubungan dengan GAMKI sudah terjalin lama. Kami juga berencana bersilaturahmi dan berkunjung ke Sekretariat GAMKI,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, ditayangkan cuplikan video ketika Yasser Arafat membacakan Deklarasi Kemerdekaan Palestina di Aljazair pada 15 November 1988.
Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Dr. Zuhair S.M. Al-Shun, menekankan bahwa November adalah bulan penting untuk mengenang Hari Deklarasi Kemerdekaan Palestina. Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia selalu berada di garis depan dalam mendukung rakyat Palestina. “Saya, atas nama rakyat Palestina, menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada bangsa Indonesia yang terus memberikan dukungan tanpa henti,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Bidang Diplomasi dan Hubungan Internasional DPP GAMKI, Omer Ritonga, menyampaikan apresiasi atas undangan dalam peringatan tersebut. Ia menegaskan bahwa hubungan antara GAMKI dan Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia telah lama terjalin, terutama dalam dukungan terhadap perjuangan kemanusiaan. “GAMKI secara khusus menjalin hubungan baik dengan Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia, sebagai upaya menghidupkan dialog dan membangun komunikasi yang lebih inklusif dengan berbagai pihak terkait,” jelasnya.
Omer juga menyatakan bahwa GAMKI menyambut dengan penuh sukacita dukungan terbaru dari salah satu negara pemilik hak veto PBB, yaitu Inggris, terhadap kemerdekaan Palestina dan two-state resolution. Ia menegaskan bahwa sejak awal GAMKI konsisten mendukung resolusi PBB tersebut sebagai upaya mewujudkan perdamaian yang berkeadilan di Holyland.
Omer menutup dengan menegaskan bahwa GAMKI akan terus konsisten menjaga hubungan, komunikasi, dan saling mendukung dalam berbagai program dan kegiatan ke depan.









