
Harnas.id, BOGOR – Semangat menjaga lingkungan kembali terlihat di Kota Bogor. Warga RW 05 Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, bergotong royong membersihkan aliran Sungai Ciliwung dan kawasan bantaran sungai sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
Kegiatan yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat tersebut berlangsung dengan antusias. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga ikut terlibat mengangkat sampah dan membersihkan area sungai yang selama ini menjadi salah satu ruang hidup penting bagi warga.
Aksi bebersih tersebut mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, hadir bersama sejumlah petugas gabungan dari organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung kegiatan yang diinisiasi masyarakat setempat.
Menurut Jenal Mutaqin, keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi modal penting bagi keberhasilan program penataan dan pelestarian lingkungan di Kota Bogor. Ia menilai kepedulian masyarakat terhadap kondisi sungai perlu terus dijaga dan ditumbuhkan.
“Ini sebagai bukti dukungan, saya apresiasi warga di sini yang menginisiasi. Bahkan melibatkan tokoh masyarakat, karang taruna, hingga ormas. Ini luar biasa, harus rutin,” ujar Jenal Mutaqin usai mengikuti kegiatan bebersih.
Ia menambahkan, gerakan serupa saat ini tidak hanya berlangsung di wilayah Sempur. Semangat menjaga kebersihan lingkungan juga mulai terlihat di berbagai wilayah lain di Kota Bogor sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
Menurutnya, partisipasi warga menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan kota. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat yang secara langsung berinteraksi dengan lingkungan tempat tinggalnya setiap hari.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Bogor bersama warga juga melakukan penebaran 300 bibit ikan ke aliran Sungai Ciliwung. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sungai sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kelestarian lingkungan perairan.
“Tadi kita sekaligus tebar 300 bibit ikan di Sungai Ciliwung. Ini sebagai tanda ekosistem di sungai harus kita jaga lagi dan menjaga kualitas sungai,” ujarnya.
Jenal menilai manfaat kegiatan semacam ini tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek. Kebersihan sungai yang terjaga akan berdampak pada kualitas lingkungan secara keseluruhan, termasuk bagi wilayah yang berada di sepanjang aliran sungai dari hulu hingga hilir.
Ia kembali mengingatkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Karena itu, keterlibatan warga dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan perlu terus diperluas.
“Ini tugas kita semua. Pak wali dan saya rutin mengadakan korve, titik-titik yang menjadi pusat perhatian kita lakukan pembersihan. Saya berharap ini rutin setiap minggu,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua RW 05 Kelurahan Sempur, Adam Chaniago, mengatakan semangat warga untuk terlibat dalam kegiatan kebersihan terus tumbuh. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Adam menilai kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut memberikan motivasi tambahan bagi warga. Dukungan yang diberikan secara langsung dianggap mampu mendorong partisipasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
“Dengan kehadiran bapak wakil wali kota dan jajaran dinas bisa memantik semangat warga untuk selalu melakukan tindakan kebersihan. Terutama di aliran Sungai Ciliwung ini,” kata Adam.
Kegiatan bebersih Sungai Ciliwung di Sempur menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat berjalan secara nyata. Melalui kerja sama tersebut, upaya menjaga lingkungan tidak hanya menjadi program pemerintah, tetapi juga gerakan bersama yang tumbuh dari kesadaran warga.
Editor: IJS










