
Harnas.id, AGAM — Upaya penanganan pascabanjir bandang di Sumatera Barat terus berjalan. Kepolisian Republik Indonesia melalui Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor melakukan pembersihan material sisa banjir di wilayah terdampak.
Kegiatan tersebut berlangsung di sepanjang aliran sungai Desa Kampung Tengah, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (27/1/26). Personel Brimob yang tergabung dalam BKO Polda Sumbar menyisir bantaran sungai yang dipenuhi lumpur, kayu, dan sampah.
Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi. Pembersihan dilakukan untuk mengurangi risiko banjir susulan yang berpotensi mengancam keselamatan warga.
Menurutnya, sisa material banjir yang menumpuk dapat menghambat aliran sungai. Kondisi tersebut berisiko memperparah dampak jika curah hujan kembali tinggi dalam waktu dekat.
Dalam pelaksanaannya, Polri tidak bekerja sendiri. Personel Brimob membaur bersama masyarakat setempat serta berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan efektif.
Pendekatan gotong royong dinilai penting untuk mempercepat normalisasi lingkungan. Selain itu, keterlibatan warga juga diharapkan menumbuhkan rasa aman dan kebersamaan pascabencana.
Tak hanya fokus pada pembersihan fisik, kehadiran Tim SAR Brimob juga ditujukan untuk memberikan dukungan moril bagi warga terdampak. Polri memastikan personel tetap disiagakan hingga situasi di Kabupaten Agam dinyatakan kondusif.
Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat hingga aktivitas warga kembali berjalan normal dan infrastruktur vital dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Editor: IJS










