
Harnas.id, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mendorong kolaborasi dengan dunia usaha, instansi, organisasi, dan masyarakat pendidikan untuk memperkuat sarana dan prasarana sekolah, khususnya sekolah swasta.
Kolaborasi tersebut didorong melalui pemanfaatan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk gotong royong modern dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Bogor.
Salah satu wujud kolaborasi tersebut dilakukan melalui revitalisasi ruang kelas di SMP PGRI 13, Kecamatan Bogor Barat. Perbaikan fasilitas pendidikan tersebut melibatkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Yayasan Anugerah Semesta Nusantara, dan Danantara.
Ruang kelas baru SMP PGRI 13 tersebut diresmikan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi, Rabu (30/9/2026).
Dedie menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak yang turut mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kota Bogor.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi langkah positif dalam menghadirkan fasilitas belajar yang lebih baik bagi para siswa, meskipun kebutuhan peningkatan sarana pendidikan masih cukup luas.
“Alhamdulillah saya sudah beberapa kali ke sini, dan yang paling berbeda adalah hari ini ada sesuatu yang didapatkan untuk peningkatan fasilitas pendidikan di sini. Mungkin belum sempurna, belum semuanya bisa disentuh, di-cover, namun kita berharap akan coba perbaiki terus fasilitas pendidikan dan sekolah-sekolah lainnya,” ujar Dedie Rachim.
Dedie juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam meningkatkan fasilitas pendidikan di Kota Bogor. Ia berharap semangat kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak sekolah yang membutuhkan dukungan.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat.
Ketua Yayasan Anugerah Semesta Nusantara, Dinna Fajrina, yang mewakili pihak-pihak yang terlibat dalam revitalisasi, mengatakan perbaikan sekolah merupakan bagian dari program yayasan untuk mendukung peningkatan fasilitas pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, yayasan bekerja sama dengan Danantara untuk membantu revitalisasi fasilitas pendidikan di SMP PGRI 13.
“Ini juga merupakan upaya kami untuk berkontribusi untuk Pemerintah Kota Bogor dalam menciptakan ruang-ruang kelas yang nyaman,” ucap Dinna.
Menurutnya, lingkungan belajar yang nyaman diharapkan dapat membantu siswa mengikuti proses pembelajaran dengan lebih baik dan menyerap materi yang diberikan oleh para guru.
“Dengan begitu, kita bisa menciptakan generasi unggul melalui suasana belajar yang baik untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas,” tutupnya.
Pemkot Bogor berharap kolaborasi serupa dapat terus berkembang sehingga semakin banyak sekolah, khususnya sekolah swasta, yang memperoleh dukungan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi, dan masyarakat pendidikan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan mendukung lahirnya generasi muda Kota Bogor yang berkualitas.
Editor: Erk










