Serahkan DPA 2026, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Tegaskan Anggaran Harus Bersih dan Bebas Korupsi

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat memberikan arahan pada penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 di Balai Kota Bogor. Foto: Pemkot Bogor.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat memberikan arahan pada penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 di Balai Kota Bogor. Foto: Pemkot Bogor.

Harnas.id, BOGORWali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan bahwa tantangan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ke depan akan semakin berat, seiring dengan tingginya harapan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.

Dalam kondisi keterbatasan anggaran, Dedie menekankan agar seluruh jajaran Pemkot Bogor memanfaatkan anggaran secara optimal dan menjauhi segala bentuk penyimpangan.

“Manfaatkan sebaik-baiknya anggaran yang terbatas. Jangan ada penggelapan, penyimpangan, penyelewengan, apalagi korupsi,” tegas Dedie.

Arahan tersebut disampaikan Dedie Rachim saat penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Jumat (2/1/2026).

Menurut Dedie, berbagai arahan yang disampaikan merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong perubahan Kota Bogor ke arah yang lebih baik. Untuk itu, ia meminta seluruh perangkat daerah dan aparatur wilayah turut aktif dalam membenahi berbagai persoalan kota.

Mulai dari perbaikan lingkungan, peningkatan akses jalan dan transportasi, penataan serta pengelolaan pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar aturan, hingga menggali dan memaksimalkan potensi yang dimiliki Kota Bogor.

Kepada para pimpinan perangkat daerah, Dedie juga menginstruksikan agar pembenahan internal organisasi terus dilakukan, sehingga roda pemerintahan dapat berjalan efektif dan mendukung kondusivitas daerah.

Ia menekankan pentingnya pengendalian, monitoring, serta ketegasan dalam pengambilan keputusan, yang harus dilakukan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku.

Selain itu, Dedie mengingatkan bahwa berbagai perencanaan besar membutuhkan dukungan anggaran yang tidak sedikit. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Pemkot Bogor untuk mengawali tahun 2026 dengan bekerja secara maksimal, menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas.

Dalam kesempatan tersebut, Dedie juga menegaskan agar tidak ada lagi oknum-oknum yang mempersulit proses perizinan maupun pelayanan publik lainnya.

“Jangan ada lagi oknum-oknum yang mempersulit proses perizinan maupun bidang lainnya,” tandasnya.

Editor: IJS