
Harnas.id, JAKARTA – Seorang atlet skydiving sekaligus stuntman asal Brasil, Luigi Cani, melakukan aksi ekstrem sekaligus misi lingkungan di atas kawasan Hutan Amazon. Lewat proyek bertajuk “100 Million Seeds Amazon Project”, Cani menebarkan 100 juta benih tanaman asli Amazon dengan cara melompat dari pesawat di wilayah hutan yang mengalami deforestasi.
Aksi tersebut bukan sekadar pertunjukan adrenalin, melainkan bagian dari upaya pemulihan ekosistem hutan hujan terbesar di dunia yang kian terancam alih fungsi lahan dan kerusakan lingkungan. Dalam setiap lompatan, Cani membawa benih dari 27 jenis tumbuhan endemik Amazon yang dikemas dalam kotak biodegradable agar dapat terurai secara alami di tanah.
Proyek ini digagas sejak tahun 2022 dan membutuhkan proses persiapan panjang selama hampir lima tahun. Mulai dari pengumpulan benih, riset jenis tanaman, pembuatan wadah ramah lingkungan, hingga uji coba teknik pelepasan benih dari udara agar tetap efektif dan aman bagi lingkungan.
Metode penyebaran melalui udara dipilih karena banyak area Amazon yang sulit dijangkau lewat jalur darat. Dengan teknik skydiving, benih dapat mencapai wilayah terpencil yang selama ini luput dari program reboisasi konvensional.
Selain bertujuan menanam kembali hutan yang rusak, aksi Luigi Cani juga menjadi kampanye kesadaran global tentang bahaya deforestasi yang terus mengancam keseimbangan iklim dunia. Ia berharap aksinya dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan.
Melalui “100 Million Seeds Amazon Project”, Luigi Cani menegaskan bahwa kepedulian terhadap alam dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk menggabungkan olahraga ekstrem dengan misi kemanusiaan dan lingkungan.
Editor: IJS










