Harnas.id, BOGOR — Proses pembongkaran Pasar Bogor resmi dimulai setelah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor menerbitkan izin pembongkaran pada 10 Januari 2026. Tahapan awal pembongkaran kini telah berjalan secara bertahap di lapangan.
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Jenal Abidin, mengatakan bahwa setelah izin keluar, pihaknya langsung melakukan pekerjaan awal. Pembongkaran dimulai dari bagian dalam bangunan pasar, termasuk atap serta instalasi mekanikal dan elektrikal.
“Alhamdulillah, proses pembongkaran Pasar Bogor sudah berjalan. Bagian atap, mekanikal, dan elektrikal sudah dibongkar lebih dulu,” ujar Jenal kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).
Selain itu, seluruh rolling door kios pedagang telah dikeluarkan dari area pasar. Proses pengangkutan material bongkaran tersebut melibatkan sekitar 25 truk, termasuk untuk membawa kabel dan material lainnya hasil pembongkaran.
“Rolling door semuanya sudah diangkut. Kurang lebih ada 25 truk yang keluar dari kawasan Pasar Bogor,” jelasnya.
Untuk keseluruhan pekerjaan, PPJ menargetkan proses pembongkaran berlangsung selama lima hingga enam bulan. Dalam periode tersebut, seluruh bangunan Pasar Bogor ditargetkan sudah bersih dan rata dengan tanah.
Jenal menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah, seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Bogor. Koordinasi dilakukan untuk memastikan proses pengangkutan material bongkaran tidak mengganggu arus lalu lintas di pusat kota.
“Pengangkutan material akan kami atur melalui jalur satu arah atau langsung ke arah Tugu Kujang dari Jalan Roda. Kami juga meminta agar aktivitas angkut dilakukan pada malam hari agar tidak mengganggu lalu lintas,” katanya.
Tak hanya itu, PPJ juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar pasar. Sosialisasi melibatkan pihak kelurahan, RT, RW, hingga warga sekitar, agar proses pembongkaran berjalan tertib dan kondusif.
“Setelah izin keluar, kami sudah beberapa kali melakukan sosialisasi kepada warga sekitar,” tambah Jenal.
Tahap berikutnya, pembongkaran struktur utama bangunan akan segera dilakukan dengan menurunkan alat berat ke lokasi. Dari total empat unit yang disiapkan, dua alat berat direncanakan mulai beroperasi lebih dulu.
“Insyaallah mulai besok alat berat sudah mulai diturunkan. Dua unit terlebih dahulu, dimulai dari bagian atas bangunan, kemudian bertahap ke bawah,” pungkasnya.
Editor: IJS











