Harnas.id, MANDALIKA — Pertamina Mandalika International Circuit kembali membuka lintasan bagi masyarakat melalui kegiatan Mandalika Track Day roda dua yang digelar selama dua hari, 11–12 Januari 2026. Program ini menjadi wadah aman dan profesional bagi para pecinta balap motor untuk menyalurkan hobi di sirkuit berstandar internasional.
Puluhan peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian. Pada hari pertama, Sabtu (11/1/2026), sebanyak 35 peserta termasuk coach pendamping tercatat mengikuti sesi lintasan. Sementara pada Minggu (12/1/2026), jumlah peserta mencapai 27 orang. Peserta tidak hanya berasal dari Lombok, seperti Praya dan sekitarnya, tetapi juga datang dari luar daerah, termasuk Bali.
Mandalika Track Day dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara di lintasan kelas dunia dengan sistem yang tertata dan mengutamakan keselamatan. Seluruh aktivitas dilakukan secara terkontrol, sehingga menjadi alternatif positif bagi penggemar kecepatan agar tidak menyalurkan hobinya di jalan raya.
Salah satu peserta asal Lombok, Herman, mengaku mendapatkan pengalaman berkesan saat mengikuti track day. Ia menyebut kegiatan ini memberikan sensasi berbeda sekaligus pembelajaran penting soal teknik dan keselamatan berkendara di lintasan resmi.
Antusiasme serupa disampaikan Adi Tom, peserta asal Bali yang juga merupakan anggota Kepolisian di Polda Bali. Ia menilai Mandalika Track Day memiliki standar keamanan yang baik dan fasilitas yang memadai. Menurutnya, kegiatan ini layak menjadi pilihan utama bagi penggemar balap motor.
Adi Tom juga mengajak generasi muda untuk meninggalkan balap liar dan memilih jalur yang tepat. Ia menekankan bahwa hobi otomotif seharusnya disalurkan di tempat yang aman dan legal, seperti melalui Mandalika Track Day atau ajang Mandalika Racing Series.
Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menjelaskan bahwa Mandalika Track Day merupakan bagian dari komitmen MGPA dalam membuka akses sirkuit bagi masyarakat luas. Program ini, kata dia, tidak hanya menghadirkan pengalaman balap, tetapi juga membawa nilai edukasi dan sportivitas.
“Lintasan Mandalika tidak hanya digunakan untuk event besar. Kami ingin sirkuit ini menjadi ruang publik motorsport yang aman, terarah, dan bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar Priandhi.
Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti track day, MGPA berharap dapat membangun budaya otomotif yang lebih sehat, sekaligus mendorong lahirnya pembalap-pembalap potensial dari berbagai daerah.
Editor: IJS










