PWI Kota Bogor Umumkan Pemenang Turnamen Perdana Tenis Meja HPN 2026, Radar Bogor Sabet Juara

Para pemenang turnamen tenis meja PWI Kota Bogor usai penyerahan hadiah. Foto: dok. PWI Kota Bogor
Para pemenang turnamen tenis meja PWI Kota Bogor usai penyerahan hadiah. Foto: dok. PWI Kota Bogor

Harnas.id, BOGOR – Turnamen tenis meja antar wartawan yang digelar PWI Kota Bogor dalam rangka HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI resmi menutup pertandingan dengan daftar pemenang. Ajang yang berlangsung di Mako PWI Kota Bogor itu menjadi ruang adu ketangkasan sekaligus silaturahmi antar insan pers.

Juara pertama diraih Untung Bachtiar dari Radar Bogor. Posisi kedua ditempati Iwan Kurniawan dari SCTV, sementara peringkat ketiga bersama diraih M. Soleh dan Ikman Perianti.

Untung Bachtiar mengapresiasi inisiatif PWI Kota Bogor yang menghadirkan turnamen tersebut. Menurutnya, tenis meja merupakan olahraga sederhana namun efektif untuk menjaga kebugaran.

“Terima kasih kepada teman-teman PWI Kota Bogor yang telah melaksanakan turnamen tenis meja ini. Saya berharap tahun depan kegiatan serupa tetap ada karena tenis meja adalah olahraga yang murah meriah dan bisa dilakukan siapa saja. Cukup bermain sebentar, keringat yang keluar sudah luar biasa,” ujarnya.

Ia menilai olahraga menjadi penyeimbang bagi profesi wartawan yang kini lebih banyak menghabiskan waktu di balik meja kerja. Terutama bagi jurnalis yang sudah masuk level manajerial dan jarang turun langsung ke lapangan.

“Olahraga ini sangat membantu menunjang pekerjaan, terutama saat sudah masuk ke manajemen kantor yang lebih banyak duduk. Berbeda dengan dulu saat sering liputan ke mana-mana, sekarang waktu untuk bergerak jadi terbatas,” katanya.

Untung juga mengingatkan pentingnya konsistensi menjaga kesehatan. Ia mendorong rekan-rekannya untuk tetap aktif berolahraga sesuai kemampuan masing-masing.

“Saya sarankan teman-teman tetap menekuni olahraga apa pun, entah itu jogging, lari, atau voli, yang penting sesuai kemampuan agar kita tetap sehat dan semangat,” tambahnya.

Ia juga menyinggung adanya jenjang kompetisi olahraga wartawan di tingkat regional hingga nasional, seperti Porwada dan Porwanas. Menurutnya, momentum seperti ini bisa menjadi pintu masuk untuk menyalurkan minat di cabang olahraga tertentu.

“Apalagi di PWI ini ada jenjangnya, mulai dari tingkat Jawa Barat (Porwada) hingga tingkat nasional (Porwanas). Kurang lebih 70% cabang olahraga dipertandingkan di sana. Jadi, meski kita bukan atlet, kita tetap bisa menyalurkan hobi sesuai passion masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, juara kedua Iwan Kurniawan menilai turnamen tenis meja ini sebagai terobosan positif dari PWI Kota Bogor. Ia melihat kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang kolaborasi dan kebersamaan.

“Ini adalah sebuah terobosan dan sarana baru dari teman-teman PWI Kota Bogor. Terima kasih sudah menyediakan acara yang membuat rekan-rekan media berkeringat. Event ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus upaya menjaga kesehatan jiwa dan raga,” ucapnya.

Menurut Iwan, olahraga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan kerja jurnalistik yang menuntut konsentrasi tinggi. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar setiap tahun.

“Apa pun olahraganya, yang terpenting adalah momentum bagi kita sesama teman media untuk saling berkolaborasi. Seperti pesan Ketua PWI, pikiran yang jernih harus diimbangi dengan jiwa yang sehat melalui olahraga. Sukses untuk acaranya dan harus dipertahankan!” tandasnya.

Turnamen ini sekaligus mempertegas bahwa peringatan HPN tidak selalu identik dengan seremoni formal. Di tingkat daerah, kegiatan olahraga menjadi alternatif untuk memperkuat solidaritas profesi dan menjaga kebugaran insan pers di tengah ritme kerja yang dinamis.

Editor: IJS