Tenda Pengungsian Mulai Ditutup, 38 KK di Gayo Lues Dipindah ke BLK Sambil Tunggu Huntara

Kepala BNPB meninjau fasilitas Balai Latihan Kerja yang digunakan sebagai tempat penampungan sementara warga penyintas di Gayo Lues, Aceh. Foto: BNPB
Kepala BNPB meninjau fasilitas Balai Latihan Kerja yang digunakan sebagai tempat penampungan sementara warga penyintas di Gayo Lues, Aceh. Foto: BNPB

Harnas.id, ACEH – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memindahkan warga penyintas yang masih tinggal di tenda pengungsian menuju fasilitas milik pemerintah daerah di Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Pemindahan ini dilakukan terhadap 38 kepala keluarga (KK) yang menjadi penghuni terakhir di tenda pengungsian. Mereka kini ditempatkan sementara di Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau langsung kondisi para warga yang telah dipindahkan ke fasilitas BLK tersebut. Peninjauan dilakukan saat kunjungan kerja BNPB di Gayo Lues pada Rabu (11/3).

Warga yang menempati fasilitas BLK diketahui berasal dari Desa Pepelah, Kecamatan Pining. Selama ini mereka tinggal di tenda pengungsian setelah terdampak bencana yang terjadi di wilayah tersebut.

BNPB bersama pemerintah daerah memindahkan para penyintas ke fasilitas yang lebih layak sambil menunggu pembangunan hunian sementara (huntara) selesai dikerjakan.

Langkah tersebut diambil agar para penyintas tidak lagi tinggal di tenda dalam waktu yang terlalu lama. Selain itu, fasilitas BLK dinilai lebih memadai untuk menunjang kebutuhan dasar warga.

“Sementara sampai huntaranya dibangun, dua minggu paling tidak sudah jadi, agar tidak tinggal di tenda jadi di sini dulu. Nanti dibuatkan dapur umum, sudah dimasakin nanti tinggal makan saja, supaya lebih nyaman tinggal di sini,” ujar Suharyanto.

Selama berada di BLK, BNPB memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. Bantuan yang diberikan meliputi pasokan air bersih serta kebutuhan makan dan minum sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNPB yang didampingi Bupati Gayo Lues Suhaidi juga menyerahkan bantuan bahan pokok serta bantuan non-pangan kepada para penyintas.

Selain itu, BNPB juga menyiapkan dukungan operasional berupa satu unit mobil dapur umum lapangan. Kendaraan tersebut dijadwalkan tiba di lokasi pada Sabtu pekan ini untuk mendukung penyediaan makanan bagi warga.

BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues juga memastikan fasilitas BLK yang kini ditempati warga dapat berfungsi dengan baik selama masa penampungan sementara.

Dengan dipindahkannya para warga ke fasilitas BLK, BNPB berharap para penyintas dapat menjalani masa pemulihan dengan kondisi yang lebih layak, termasuk menyambut Hari Raya Idulfitri dalam situasi yang lebih nyaman.

Usai melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Gayo Lues, Kepala BNPB dan rombongan melanjutkan agenda perjalanan menuju Lhokseumawe, Aceh.

Editor: IJS