Halal Bihalal PWI Bogor–Tirta Pakuan, Direksi Baru Diperkenalkan di Momen Silaturahmi

Suasana halal bihalal PWI Kota Bogor bersama direksi Perumda Tirta Pakuan. Foto: PWI
Suasana halal bihalal PWI Kota Bogor bersama direksi Perumda Tirta Pakuan. Foto: PWI

Harnas.id, BOGOR — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menggelar halal bihalal bersama jajaran direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. Kegiatan berlangsung di Mako PWI Kota Bogor, Jalan Rd. Tirto Adhi Suryo, Kecamatan Tanah Sareal, Kamis (2/4/2026).

Agenda ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Lebaran, tetapi juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-47 Perumda Tirta Pakuan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antara insan pers dan perusahaan daerah.

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, menyampaikan apresiasi atas hubungan yang selama ini terjalin. Ia menilai komunikasi antara media dan Tirta Pakuan berjalan baik dan perlu terus dijaga.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa merayakan HUT ke-47 Tirta Pakuan bersama teman-teman media. Momen ini sangat penting karena jajaran direksi Tirta Pakuan kini sudah lengkap terisi. Saya harap teman-teman wartawan bisa memanfaatkan ruang ini untuk berdiskusi langsung mengenai program kerja perusahaan,” kata Herman.

Dalam kesempatan tersebut, Herman juga memaparkan perkembangan renovasi Mako PWI. Sejumlah fasilitas telah diperbaiki, termasuk toilet, untuk menunjang kenyamanan wartawan.

Ke depan, PWI juga berencana membangun panggung permanen di area depan gedung. Fasilitas ini akan digunakan untuk kegiatan diskusi terbuka dan forum publik.

Selain itu, renovasi plafon gedung akan segera dilakukan dengan dukungan mitra kerja. Ia menegaskan bahwa proses tersebut tidak menggunakan dana hibah.

“Gedung ini mulai terwujud sebagai rumah nyaman bagi wartawan. Meski kita memiliki kedekatan dengan instansi seperti Tirta Pakuan, saya tegaskan bahwa kontrol sosial tetap berjalan. Kritik dan pengawasan adalah bentuk kasih sayang kita agar instansi tersebut menjadi lebih baik, tentunya dengan tetap mengikuti Kode Etik Jurnalistik,” tegasnya.

Di sisi lain, Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, memperkenalkan struktur direksi terbaru. Ia menyebutkan bahwa jumlah direksi kini bertambah dari tiga menjadi empat orang.

Dua posisi baru yang diperkenalkan yakni Direktur Operasional Dani Rakhmawan serta Direktur Pelayanan dan Bisnis Muzakkir. Penambahan ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja perusahaan.

Rino menjelaskan, pembagian tugas difokuskan untuk memperkuat pelayanan dan pengelolaan internal. Direktorat Pelayanan dan Bisnis akan menangani hubungan eksternal, pelanggan, serta mitra.

“Direktur Pelayanan dan Bisnis akan fokus pada hubungan luar, pelanggan serta mitra untuk mengoptimalkan pendapatan. Sementara internal, keuangan dan SDM berada di bawah kendali direksi lain. Kami juga memperkuat badan perencanaan untuk memastikan kualitas produk terjaga,” ujarnya.

Ia juga menyinggung tantangan jangka panjang yang harus dihadapi, terutama terkait potensi krisis air. Menurutnya, kondisi sumber daya air saat ini perlu diantisipasi sejak dini.

“Kami memohon doa dan dukungan dari teman-teman wartawan agar langkah direksi baru ini dimudahkan. Kami ingin memastikan Perumda Tirta Pakuan siap menghadapi tantangan hingga puluhan tahun ke depan demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bogor,” katanya.

Melalui forum ini, kolaborasi antara media dan BUMD diharapkan tetap berjalan seimbang. Hubungan yang terjaga tidak hanya mendukung transparansi, tetapi juga memperkuat peran kontrol sosial di tengah masyarakat.

Editor: IJS