Harnas.id, Bogor – Pemerintah Kota Bogor membuka ruang kolaborasi lintas budaya melalui kegiatan yoga bersama yang digelar di Plaza Balai Kota. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Countdown 100 Days to International Yoga Day 2026.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyambut positif inisiatif yang diinisiasi Kedutaan Besar India tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya soal olahraga, tetapi juga menjadi medium komunikasi antarbangsa.
“Dalam rangka 100 hari menjelang International Day of Yoga yang jatuh pada 21 Juni, atas nama Pemerintah Kota Bogor saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kedutaan Besar India yang telah datang dan memilih Kota Bogor untuk melaksanakan kegiatan ini,” ujar Dedie Rachim, Sabtu (25/4/2026).
Menurutnya, yoga memiliki nilai universal yang dapat menyatukan berbagai latar belakang masyarakat. Aktivitas ini dinilai mampu menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan India.
“Hari ini kita membuktikan bahwa yoga adalah salah satu cara komunikasi yang efektif. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita bisa menguatkan komunikasi dan relasi antara Indonesia dan India,” ucapnya.
Dedie juga turut mengikuti sesi yoga bersama peserta yang hadir. Kegiatan tersebut dipandu oleh instruktur dari Kedutaan Besar India, Sunil Karamchandani.
Partisipasi langsung kepala daerah dalam kegiatan ini menjadi sinyal dukungan terhadap gaya hidup sehat yang mulai berkembang di masyarakat urban. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan keterbukaan pemerintah daerah terhadap kolaborasi internasional berbasis budaya.
Direktur Indian Cultural Center Kedutaan Besar India untuk Indonesia, Kamal Khurana, mengapresiasi sambutan dari Pemkot Bogor. Ia menyebut Kota Bogor sebagai lokasi yang tepat untuk memperkenalkan yoga kepada masyarakat luas.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Bogor yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan budaya yoga di Kota Bogor yang indah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan yang terakhir. Pihaknya berharap kerja sama serupa dapat terus berlanjut, termasuk pada momentum peringatan International Day of Yoga.
“Kami merasa terhormat dapat melaksanakan sesi yoga di sini dan berharap ke depan dapat kembali mengadakan kegiatan seperti ini, termasuk pada peringatan International Day of Yoga setiap 21 Juni,” pungkasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian menuju puncak peringatan, kegiatan yoga bersama akan digelar secara rutin. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung dua kali dalam sebulan di Plaza Balai Kota Bogor hingga 21 Juni mendatang.
Langkah ini menunjukkan pendekatan soft diplomacy melalui budaya dan gaya hidup sehat mulai mendapat ruang di tingkat pemerintah daerah. Selain membangun kesehatan publik, kegiatan ini juga membuka jalur interaksi yang lebih luas antarnegara.
Editor: IJS











