Seleksi Makin Ketat, 34 Atlet Basket Bogor Lolos Tahap II Popwilda 2026

Proses seleksi atlet bola basket Kota Bogor untuk Popwilda 2026 di GOR Pajajaran. Foto: Ist
Proses seleksi atlet bola basket Kota Bogor untuk Popwilda 2026 di GOR Pajajaran. Foto: Ist

Harnas.id, BOGOR — Proses seleksi atlet bola basket untuk ajang Popwilda 2026 di Kota Bogor memasuki tahap lanjutan. Setelah melalui penyaringan awal, sebanyak 34 atlet putra dan putri dinyatakan lolos seleksi tahap II.

Jumlah tersebut belum menjadi komposisi final. Tim pelatih dan penyeleksi masih akan mengerucutkan menjadi 24 atlet terbaik, terdiri dari 12 atlet putra dan 12 atlet putri, seiring proses latihan berjalan.

Seleksi tahap II berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 April 2026 di Semi Indoor GOR Pajajaran. Pada tahap ini, materi seleksi dibuat lebih spesifik dan menuntut kemampuan atlet secara menyeluruh.

Tak hanya menguji kekuatan fisik, atlet juga dituntut menunjukkan kemampuan teknik individu serta kerja sama tim. Tim penyeleksi pun melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dispora, KONI, Bapopsi, Igornas hingga Perbasi Kota Bogor.

Perwakilan tim seleksi dari KONI Kota Bogor, Mochammad Firman Firdaus, menjelaskan bahwa peserta menjalani serangkaian tes fisik seperti beep test, agility, dan plank. Setelah itu, mereka diuji melalui kemampuan teknik dan permainan pola tim.

“Kami ingin melihat bagaimana mereka bisa hustle di lapangan dengan skill yang dimiliki, tapi tetap bisa bermain sebagai tim yang solid,” ujar Firman.

Ia menambahkan, secara umum para atlet sudah memiliki kemampuan dasar yang cukup merata. Namun, kebutuhan tim tetap menjadi pertimbangan utama dalam menentukan komposisi akhir.

“Secara fundamental mereka sudah menguasai, tapi tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan pelatih,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kota Bogor, Hotlan Jhon Melti, menyebut seleksi berikutnya akan dilakukan bersamaan dengan program latihan.

Menurutnya, aspek yang akan dinilai tidak hanya kemampuan teknis, tetapi juga kedisiplinan dan konsistensi performa atlet selama latihan.

“Di sini akan terlihat perkembangan masing-masing atlet. Pelatih yang akan lebih memahami siapa yang layak dipertahankan,” ujar Hotlan.

Ia menambahkan, metode seleksi berjalan ini juga bertujuan menciptakan kompetisi internal yang sehat. Dari proses tersebut, akan terlihat atlet yang mengalami peningkatan maupun penurunan performa.

Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, tim diharapkan mampu mencapai performa optimal. Para atlet terpilih nantinya akan mewakili Kota Bogor dalam Popwilda Wilayah 1 Jawa Barat pada akhir Juni 2026.

Wilayah ini melibatkan tujuh daerah, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, Cianjur, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Bandung Barat.

“Targetnya tentu juara satu. Karena hanya juara pertama yang akan melaju ke Popda 2027 di tingkat provinsi,” tegasnya.

Editor: IJS