Pembangunan Jalan di Katulampa Lampaui Target, Deviasi Positif Capai 10 Persen

Pembangunan jalan penghubung di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Foto: Istimewa

Harnas.id, BOGOR — Pembangunan jalan penghubung di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, menunjukkan progres positif. Hingga Senin (12/10/2026), progres pembangunan telah mencapai 48 persen atau mencatat deviasi positif sebesar 10 persen dari target yang direncanakan.

Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam memperluas pemerataan pembangunan, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta membuka aksesibilitas masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Timur.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau langsung progres pembangunan jalan tersebut. Ia menjelaskan, jalan yang tengah dibangun merupakan akses penghubung dari kawasan Tol Bogor Selatan melalui Bogor Raya City menuju area perkantoran Pemerintah Kota Bogor dan kembali terhubung ke kawasan Bogor Raya.

“Saat ini pembangunan jalan tembus dari Tol Bogor Selatan masuk Bogor Raya City, kemudian masuk di area perkantoran Kota Bogor, keluar lagi di Bogor Raya, ini sudah sampai dengan hari ini 48 persen, capaiannya deviasi positif 10 persen,” ungkap Dedie saat meninjau pembangunan, Senin (12/10/2026).

Berdasarkan perencanaan, pembangunan jalan tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026. Setelah rampung, jalan ini diharapkan dapat segera dioperasikan untuk mempermudah mobilitas masyarakat serta meningkatkan akses menuju kawasan Bogor Timur.

“Setelah selesai ini kita bisa operasionalkan juga jalannya. Ini akan memberikan kemudahan akses masyarakat yang ada di wilayah Bogor Timur sebelah perumahan,” ujarnya.

Selain pembangunan badan jalan, pekerjaan tersebut juga mencakup pembangunan saluran drainase untuk mendukung pengelolaan aliran air di kawasan sekitar. Ke depan, kawasan ini direncanakan dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti jalur pedestrian dan ruang terbuka hijau.

Pembangunan akses jalan ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan keterhubungan antarwilayah dan mempermudah akses menuju fasilitas pelayanan pemerintahan. Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Bogor, khususnya warga Kecamatan Bogor Timur.

Pemkot Bogor terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur agar konektivitas dan aksesibilitas masyarakat semakin baik, termasuk di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses.

Editor: Erk