80 Hafiz Khatamkan Al-Quran Semalam Suntuk, Cara Polda Sumsel Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menghadiri khataman Al-Quran bersama 80 hafiz di Masjid Al-Aman, Palembang. (Dok. Polda Sumsel)
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menghadiri khataman Al-Quran bersama 80 hafiz di Masjid Al-Aman, Palembang. (Dok. Polda Sumsel)

Harnas.id, PALEMBANG – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Sumatera Selatan diwarnai kegiatan bernuansa religius. Polda Sumatera Selatan menggelar Khataman Al-Quran bersama 80 hafiz di Masjid Al-Aman, Kompleks Paakri Palembang, mulai Selasa (30/6/2026) malam usai Salat Isya hingga Rabu (1/7/2026) setelah Salat Subuh.

Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. Khataman Al-Quran menjadi bagian dari ungkapan rasa syukur atas perjalanan pengabdian Polri yang telah memasuki usia ke-80 tahun.

Selama berlangsungnya kegiatan, lantunan ayat suci Al-Quran terus berkumandang tanpa jeda. Sebanyak 80 hafiz yang berasal dari berbagai pondok pesantren, rumah tahfiz, serta komunitas penghafal Al-Quran di Kota Palembang dan sekitarnya bergantian menyelesaikan bacaan 30 juz.

Doa-doa yang dipanjatkan dalam khataman tersebut ditujukan bagi keselamatan bangsa, keberkahan masyarakat Sumatera Selatan, serta kelancaran tugas Polri dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Pemilihan jumlah 80 hafiz bukan tanpa alasan. Angka tersebut melambangkan 80 tahun perjalanan Polri mengemban amanah menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Setiap hafiz merepresentasikan satu tahun perjalanan Bhayangkara. Dengan demikian, khataman Al-Quran yang diselesaikan secara bersama-sama menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang institusi Polri sekaligus harapan agar pengabdian yang dijalankan senantiasa mendapat keberkahan.

Prosesi khataman ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Khoiril Amin. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi salah satu hajat Kapolda Sumatera Selatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

“Alhamdulillah kita telah menyelesaikan khataman Al-Quran sebagai wujud syukur Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan, menerima setiap doa yang dipanjatkan, serta mengabulkan hajat Bapak Kapolda Sumatera Selatan beserta seluruh jajaran dalam menjalankan amanah pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Ustaz Khoiril Amin.

Khataman Al-Quran tersebut juga menjadi penutup rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 yang sebelumnya diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Beragam program telah dilaksanakan jajaran Polda Sumatera Selatan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi:

  • Bakti sosial.
  • Bakti kesehatan.
  • Pembangunan sarana masyarakat.
  • Kegiatan keagamaan.
  • Program kemanusiaan lainnya.

Menurut Polda Sumsel, dipilihnya khataman Al-Quran sebagai penutup rangkaian kegiatan bukan tanpa makna. Selain menjadi bentuk rasa syukur, kegiatan tersebut mencerminkan keikhlasan dan doa agar setiap langkah pengabdian Polri senantiasa mendapat ridha Allah SWT.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat sinergi antara Polda Sumatera Selatan dengan kalangan ulama, pondok pesantren, dan komunitas tahfiz. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan sosial serta memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis.

Semangat tersebut sejalan dengan implementasi Polri Presisi yang tidak hanya mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas, tetapi juga membangun kemitraan yang humanis dengan seluruh elemen masyarakat.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho mengatakan rasa syukur atas perjalanan panjang Polri sepatutnya diwujudkan melalui ikhtiar spiritual yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.

“Delapan puluh tahun pengabdian Polri adalah amanah yang harus terus dijaga. Karena itu, kami memilih mengisinya dengan doa, dzikir, dan lantunan Al-Quran sebagai ikhtiar memohon keberkahan Allah SWT agar seluruh anggota Polri senantiasa diberikan kekuatan, keikhlasan, dan perlindungan dalam melayani masyarakat. Semoga keberkahan Al-Quran senantiasa menyertai Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual di samping profesionalisme dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai dengan rasa syukur dan doa. Khataman Al-Quran bersama 80 hafiz menjadi simbol harapan agar seluruh pengabdian Polri selalu mendapat keberkahan serta mampu menghadirkan rasa aman, kedamaian, dan kesejahteraan bagi masyarakat. Inilah semangat Polri Presisi yang hadir melayani masyarakat dengan profesional sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai religius,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

Polda Sumatera Selatan menegaskan bahwa nilai keikhlasan, integritas, dan spiritualitas akan terus menjadi bagian dari fondasi pengabdian institusi. Melalui semangat tersebut, Polri berharap dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Sriwijaya.

Editor: IJS