Dedie Rachim Tanam Pohon Jambu Bol, Aksi Hijau Warnai Rakernas APEKSI 2026

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menanam bibit pohon jambu bol di Taman Cadika, Medan, dalam rangkaian Rakernas XVIII APEKSI 2026. (Dok. Pemkot Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menanam bibit pohon jambu bol di Taman Cadika, Medan, dalam rangkaian Rakernas XVIII APEKSI 2026. (Dok. Pemkot Bogor)

Harnas.id, MEDAN– Pemerintah Kota Bogor menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi penanaman pohon yang digelar di Taman Cadika, Kota Medan, Kamis (2/7/2026).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, ikut ambil bagian bersama para kepala daerah anggota APEKSI dari berbagai kota di Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, Dedie menanam bibit pohon jambu bol sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.

Plang nama pohon jambu bol yang ditanam Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim. (Dok. Pemkot Bogor)
Plang nama pohon jambu bol yang ditanam Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim. (Dok. Pemkot Bogor)

Menurut Dedie, menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Pohon memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus membantu menghadapi dampak perubahan iklim.

“Menanam merupakan investasi bagi generasi mendatang. Pohon memiliki peran penting dalam menjaga kualitas udara, mengurangi dampak perubahan iklim, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman,” ujar Dedie Rachim.

Ia juga mengajak masyarakat Kota Bogor untuk membiasakan budaya menanam dan merawat pohon di lingkungan masing-masing. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Kegiatan penanaman pohon di Taman Cadika diikuti secara serentak oleh seluruh kepala daerah anggota APEKSI. Setiap daerah menanam berbagai jenis pohon buah maupun pohon pelindung sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap upaya penghijauan dan pengurangan emisi karbon.

Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, Pemkot Bogor menegaskan dukungannya terhadap pembangunan yang berwawasan lingkungan. Selain itu, aksi bersama antarkepala daerah juga menjadi bagian dari penguatan kolaborasi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.

Pemkot Bogor berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada agenda seremonial semata. Gerakan menanam dan merawat pohon diharapkan dapat terus berkembang di tengah masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik untuk kualitas udara, kenyamanan lingkungan, maupun keberlanjutan kehidupan di masa depan.

Editor: IJS