Sean Gelael Tak Kejar Waktu di Mandalika Fokus Setelan dan Simulasi Balap

Sean Gelael jalani sesi latihan GT World Challenge Asia di Sirkuit Mandalika. Foto: MGPA
Sean Gelael jalani sesi latihan GT World Challenge Asia di Sirkuit Mandalika. Foto: MGPA

Harnas.id, LOMBOK TENGAH Pebalap Indonesia Sean Gelael memanfaatkan hari pertama latihan di Pertamina Mandalika International Circuit dengan pendekatan berbeda. Dalam tiga sesi paid test berdurasi masing-masing satu jam, ia memilih fokus pada adaptasi dan pengembangan setelan mobil ketimbang mengejar catatan waktu.

Mengikuti ajang GT World Challenge Asia untuk pertama kalinya di Mandalika, Sean menilai pemahaman karakter lintasan menjadi prioritas utama. Pada sesi awal, ia bahkan tidak menggunakan ban baru dan lebih menitikberatkan pada pencarian setup yang sesuai.

Menariknya, ketika merasa setelan mobil sudah cukup ideal, Sean memilih tidak melanjutkan sisa waktu 10 menit. Di saat pebalap lain kembali ke lintasan dengan ban baru untuk memperbaiki waktu, tim justru memanfaatkan waktu tersebut untuk menyiapkan konfigurasi berbeda di sesi berikutnya.

Pada sesi kedua, penggunaan ban baru mulai dilakukan. Namun, fokus tetap diarahkan pada simulasi balap untuk membaca performa mobil dalam kondisi lomba.

Sesi terakhir dimanfaatkan Sean untuk memperdalam simulasi sekaligus latihan pit stop. Hal ini menjadi penting mengingat regulasi di kelas Silver mengharuskan adanya durasi minimum pit stop dengan prosedur tertentu.

Sean yang membela tim Garage 75 dengan mobil Ferrari 296 GT3 Evo harus menjalani pit stop minimal 110 detik. Selain itu, ia juga wajib keluar dari mobil, menutup pintu, lalu kembali masuk sebelum melanjutkan balapan.

“Saya belum pernah kena penalti seperti ini, jadi memang butuh latihan,” ujar Sean.

Ia menegaskan bahwa seluruh program latihan pada Kamis (30/4/2026) memang tidak ditujukan untuk mengejar waktu tercepat. “Kami melakukan beberapa kali simulasi lomba dengan beragam setelan mobil,” tambahnya.

Race engineer asal Spanyol, Oscar Jimenez, mengapresiasi performa Sean selama sesi latihan. Menurutnya, komunikasi yang jelas menjadi nilai tambah dalam proses pengembangan mobil.

“Sean memberikan input yang jelas kepada kami dan saya pun terkesan dengan caranya mengendarai mobil dan menjelaskan apa yang dibutuhkan agar performa bisa maksimal,” kata Oscar.

Balapan GT World Challenge Asia Mandalika akan berlangsung masing-masing selama satu jam pada Sabtu (2/5) dan Minggu. Seluruh rangkaian balapan dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi GT World.

Partisipasi Sean dalam ajang ini mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, di antaranya KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Livin’ by Mandiri.

Editor: IJS