
Harnas.id, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan di tengah dinamika perombakan Kabinet Merah Putih. Nama Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, mencuat setelah dirinya dipanggil ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Kehadirannya memunculkan spekulasi bahwa ia berpotensi mendapat penugasan sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).
Dikutip dari pemberitaan Bisnis.com dan CNBC Indonesia, Alim datang ke Istana setelah diminta hadir oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Namun, hingga tiba di kompleks kepresidenan, ia mengaku belum mengetahui secara pasti agenda maupun jabatan yang mungkin akan dipercayakan kepadanya.
“Sama, Pak Seskab, Pak Teddy, diminta hadir ke Istana,” kata Alim kepada wartawan, seperti dikutip Bisnis.com.
Saat ditanya mengenai kemungkinan dirinya mengisi posisi Wakil Menteri Pertanian, Alim belum memberikan konfirmasi. Ia meminta agar publik menunggu perkembangan selanjutnya.
“Saya belum tahu, nanti saja,” ujarnya.
Alim juga menegaskan bahwa dirinya masih menjalankan tugas sebagai Rektor IPB University sebelum menerima panggilan ke Istana. Ia menyebut sempat menerima asesor di kampus sebelum diminta datang ke Jakarta.
Nama Alim Muncul di Tengah Agenda Pelantikan
Pemanggilan Alim berlangsung di tengah agenda pelantikan pejabat pemerintahan yang dijadwalkan berlangsung di Istana Kepresidenan pada Kamis (15/10/2026). Situasi tersebut memicu dugaan adanya penugasan baru dalam pemerintahan Presiden Prabowo.
Meski demikian, belum ada pengumuman resmi yang memastikan Alim akan dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian. Karena itu, kemungkinan pengangkatannya masih perlu menunggu keputusan dan keterangan resmi dari pemerintah.
Isu tersebut juga muncul setelah Prabowo melakukan perombakan kabinet pada 1 Oktober 2026. Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Kabinet, saat itu Presiden melantik sejumlah menteri dan wakil menteri, termasuk Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
Dengan demikian, apabila Alim benar mendapat penugasan di Kementerian Pertanian, hal itu akan menjadi perkembangan baru dalam susunan kabinet. Namun, sampai ada pengumuman resmi, kabar tersebut belum dapat dipastikan sebagai bagian dari reshuffle.
Rekam Jejak Alim Setiawan Slamet
Alim Setiawan Slamet merupakan akademisi yang memimpin IPB University sebagai rektor pengganti antarwaktu untuk periode 2025–2028. Ia ditetapkan oleh Majelis Wali Amanat IPB pada 5 Desember 2025, menggantikan Prof Arif Satria yang mendapat penugasan sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Berdasarkan profil resmi IPB University, Alim menempuh pendidikan sarjana dan magister di bidang Teknologi Industri Pertanian di IPB. Ia kemudian meraih gelar doktor di bidang agribisnis dan ekonomi pertanian dari Ehime University, Jepang.
Sebelum menjadi rektor, Alim pernah menduduki sejumlah posisi manajerial di lingkungan kampus, antara lain Asisten Rektor, Kepala Kantor Sekretariat Rektor, Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier, serta Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur.
Latar belakang akademik dan pengalamannya di perguruan tinggi membuat namanya menjadi perhatian ketika dikaitkan dengan kemungkinan penugasan di sektor pertanian. Meski demikian, belum ada kepastian bahwa pengalaman tersebut menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan pejabat baru.
Publik kini menunggu pengumuman resmi Presiden Prabowo mengenai hasil agenda di Istana, termasuk kepastian apakah Alim Setiawan Slamet akan mendapat posisi baru dalam pemerintahan atau tetap melanjutkan tugasnya sebagai Rektor IPB University.
Editor: IJS










