Harnas.id, JAKARTA – Saat sebagian orang merayakan Hari Kasih Sayang dengan bunga dan cokelat, Alumni USU Jabodetabek Peduli (AUJP) memilih cara berbeda. Pada Sabtu, 14 Februari 2026, mereka mengunjungi Panti Werdha Melania untuk berbagi dan menghibur para lansia.
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi. Para alumni juga menyerahkan bantuan berupa sejumlah uang dan beberapa dus roti untuk dinikmati para penghuni panti.
Suasana berlangsung hangat dan cair. Sejumlah alumni menyumbangkan lagu, berjoget bersama, bahkan ada yang turut berbagi pengalaman hidup, termasuk alumni yang juga telah memasuki usia lanjut.
PIC kegiatan, dr. Dina Hutagalung, mengatakan aksi sosial ini menjadi bagian dari rangkaian program AUJP berbagi kasih. Momentum 14 Februari dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk menegaskan kepedulian kepada orang tua dan sesama.
“Berbeda dengan yang lain. AUJP pilih ke panti werdha untuk berbagi kasih sayang. Biar kita lebih menyayangi orang tua. Mengingatkan semua alumni akan jadi opa dan oma,” ujar dr. Dina Hutagalung, didampingi Ketua AUJP, Patar Situmorang.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu secara materi. Lebih dari itu, AUJP ingin menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial di kalangan alumni, sekaligus menghidupkan nilai gotong royong.
Tagline “Memberi dan berbagi itu indah” menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut. Berbagi dipandang sebagai bentuk rasa syukur yang dilakukan dengan tulus, tanpa mengharapkan balasan.
Ketua AUJP, Patar Situmorang, menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni USU di berbagai daerah yang telah berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial ini tidak berhenti pada satu momentum saja.
“Alumni USU Jabodetabek Peduli (AUJP) tak hentinya melakukan bakti sosial,” ujar Patar.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Patar Situmorang dan didukung pembina Nurdin Tampubolon serta penasehat Manerep Pasaribu. Sejumlah alumni lain, seperti Daniel Simanjuntak dan Risalty Bangun, turut ambil bagian.
Donasi yang disalurkan berasal dari para alumni Universitas Sumatera Utara, mulai dari jenjang diploma hingga doktoral. Ke depan, AUJP berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan jangkauan bantuan yang lebih luas.
Editor: IJS








